05 May 2022, 15:05 WIB

Kemenag Kebut Persiapan Fasilitas Haji, Jelang Keberangkatan Kloter Pertama


Dinda Shabrina | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi

KEBERANGKATAN haji kloter pertama yang direncanakan pada 4 Juni 2022 mendatang, semakin dekat. Kementerian Agama (Kemenag) mengaku harus bekerja keras untuk menyiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan, mulai dari persiapan asrama, embarkasi dan maskapai penerbangan.

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latif mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan dan perbaikan asrama. Dalam satu bulan terakhir sebelum keberangkatan haji, pihaknya telah meminta untuk disterilisasi. Terutama perbaikan untuk embarkasi maupun asrama transit.

“Ini tantangannya ya karena 2 tahun tidak dipakai selama pandemi, kita kerja keras untuk menyiapkan fasilitas itu. Jadi kerja ekstra. Karena dulu juga dipakai untuk covid-19,” kata Hilman kepada Media Indonesia, Kamis (5/5).

Selain kesiapan sarana dan prasarana, Kemenag juga tengah melakukan seleksi petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia (PPIH) di bidang kesehatan. Sesuai permintaan pemerintah Arab Saudi, jumlah petugas kesehatan yang dibutuhkan berjumlah 1.901 orang untuk mendampingi 100.051 jemaah reguler dan khusus di musim haji 1443 H/2022 M.

“Jumlahnya sedikit. Karena itu kita juga buat asesmen dari yang sudah lulus dari tahun-tahun sebelumnya. Ini sedang dibagi-bagi karena yang diminta Saudi cuma 1901 orang,” imbuh Hilman.

Fast track
Untuk maskapai penerbangan, Kemenag telah melakukan kontrak kerja sama dengan dua maskapai utama, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Masing-masing maskapai saat ini sedang menyiapkan teknis serta merancang antisipasi untuk fast track perjalanan jamaah haji.

“Karena jumlahnya kurang dari 50% dari kuota normal, Insya Allah pakai Garuda dan Saudi Airlines. Maskapainya sedang disiapkan secara teknis, kita koordinasi terus. Kemudian juga ada beberapa situasi yang harus diantisipasi tentang fast track untuk jamaah haji, dokumen digital atau biometrik, itu juga sedang kita siapkan,” ujar dia.

Sejauh ini, Hilman mengungkapkan persiapan masih dalam proses. Ia berharap minggu depan semua bisa diakselerasi terkait dengan kebutuhan jamaah haji.

“Karena semua sekarang masih pada libur nih institusinya. Besok hari Jum’at terus kita lari agak cepat sampai pelaksanaan pemberangkatan pertama 4 Juni,” tutup Hilman. (H-2)

BERITA TERKAIT