26 April 2022, 23:50 WIB

Pejaten Shelter Ajak Masyarakat Berdonasi Ikut Selamatkan Hewan yang DItelantarkan


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. Pejaten Shelter
 Dok. Pejaten Shelter
Petugas di Pejaten Shelter sedang merawat hewan yang ditampung 

UPAYA Pejaten Shelter untuk melakukan penyelamatan hewan yang mengalami penelantaran dan penyiksaan terus dilanjutkan. Terbaru, lembaga non-profit yang didirikan oleh Dokter Spesialis Patologi Klinik, Susana Somali itu, menyelamatkan anjing dari tempat penjagalan di kawasan Jakarta Timur. 

Susana menjelaskan, upaya penyelamatan itu dilakukan karena anjing bukanlah hewan ternak yang bisa dikonsumsi dagingnya. Selain itu, penelantaran dan penyiksaan hewan sejatinya sudah diatur larangannya dalam Undang-Undang nomor 18 tahun 2009 dan UU nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Salah satu pasalnya mengatur bahwa setiap orang dilarang untuk menganiaya dan/atau menyalahgunakan hewan yang mengakibatkan hewan menjadi cacat dan/atau tidak produktif.

"Setop Kosumsi daging anjing dan binatang-binatang yang bukan binatang ternak untuk bahan pangan. Selain bukan untuk bahan kosumsi, daging anjing memiliki virus penyakit yang dapat menular bagi yang memakannya," ujar Susana dalam keterangannya. 

Di sisi lain, Susana mengatakan, pihaknya juga membuka saluran donasi bagi masyarakat, khususnya pecinta hewan, untuk ikut berpartisipasi menyelamatkan hewan yang mengalami penelantaran dan penyiksaan. 

"Agar semakin banyak orang mau merawat binatang dengan cara mengadopsi dan caranya pun tidak sulit, terlebih tidak di pungut biaya atau ikut membantu dengan cara lain seperti dengan cara berdonasi minimal Rp10 ribu yang dananya untuk keberlangsungan hidup anjing dan binatang-bintang lainnya yang berada di penampungan," ujar Susana. 

Baca juga : KSP: Kaum Muda Harus Tanggap Bencana

Lini donasi untuk Pejaten Shelter bisa diliat di profil media sosial Pejaten Shelter. 

Susana menjelaskan, selain anjing, Pejaten Shelter yang punya 2 tempat penampungan, yaitu di Jakarta Selatan dan Bandung, juga menampung hewan lainnya yang mengalami penelantaran dan penyiksaan, seperti kucing, biawak, berang-berang, monyet, kukang, dan lainnya.

Selain ditampung, Susana dengan sejumlah pegiat pecinta hewan juga melakukan perawatan terhadap hewan tersebut, seperti makan, minum, hingga perawatan medis jika hewan yang diselamatkan terluka.

"Pejaten Shelter tidak hanya memberi makan, tempat tinggal, tetapi juga menstrerilkan hewan-hewan betina agar tidak dapat berkembang biak dan mengurangi populasi binatang dengan begitu binatang-binatang yang terlantar akan berkurang," pungkas Susana. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT