25 April 2022, 22:59 WIB

i3L Kembangkan Kurikulum Kuliah Sains Berstandar Internasional, Termasuk Lab Biosafety Level 2


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. i3L
 Dok. i3L
fasilitas laboratorium berstandar internasional yang dimiliki i3L

LAPORAN World Education News mengungkapkan Indonesia menempati peringkat ke-22 di seluruh dunia sebagai negara yang mengirim pelajar untuk berkuliah di luar negeri. Angka pertumbuhan pelajar melanjutkan perguruan tinggi di luar negeri terus bertumbuh sebesar 62 persen semenjak 1998. 

Pendidikan diluar negeri memang dianggap memiliki kualitas yang baik karena ditunjang dengan standar bermutu tinggi. Metode pembelajaran di sana bersifat komprehensif dan hands-on learning. Pengajar tak sekadar memberikan teori, tapi juga menugaskan siswa untuk mempraktikkannya. 

Bahkan, keduanya terbiasa terlibat diskusi, sebagaimana yang bisa dilihat dibidang Sains, mahasiswa di luar negeri dibimbing untuk melakukan praktikum di lab disbanding hanya di kelas saja.

Selain itu Sains menjadi mesin pembangunan yang sedang berkembang pesat saat ini. Kedua disiplin ilmu tersebut dikembangkan melalui akademik yang kemudian diadopsi dan diaplikasikan demi menunjang kehidupan manusia. Maka tak heran banyak para pelajar Indonesia mendalami kajian ilmu sains dan teknologi di luar negeri.

Meski begitu, ada hal yang mesti dipertimbangkan orangtua jika ingin menguliahkan anak ke luar negeri, yaitu biaya pendidikan dan biaya hidup di sana. Terlebih, jika pilihannya jatuh pada negara Eropa yang terkenal dengan biaya hidup tinggi.

Baca juga : Resmikan Rumah Cegah, Kemendikbudristek Siap Terima Aduan soal Korupsi hingga Kekerasan Seksual

Public Relation Indonesia International Institute for Life Science (i3L)  Azalia Imani mengatakan, saat ini kondisi perekonomian negara sedang tidak menentu, sehingga orang tua perlu menyiapkan dana darurat untuk menghadapi situasi seperti iniapabila orang tua ingin menguliahkan anaknya ke luar negeri harus memiliki perencanaan keuangan yang sudah matang.

“Sayangnya, keinginan menguliahkan anak ke luar negeri kerap terkendala biaya. Kalau kondisinya seperti ini, orangtua perlu mencari alternatif. I3L merupakan salah satu kampus sains yang menyediakan fasilitas Laboratorium internasional dalam pembelajarannya”, ujar azalia dalam keteranagannya.

I3L memiliki laborartorium dengan biosafety level 2 yang memungkinkan untuk melakukan riset virus, drug recovery, kanker, dan diagnosa medis yang didukung oleh alat- alat terkemuka sehingga memungkinkan untuk mempercepat proses penelitian. Selain itu 90% pengajar i3L merupakan lulusan luar negeri.

“Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum internasional yang dimodifikasi agar bisa sesuai dengan industri di Indonesia, Selain itu, i3L juga menjalin kemitraan dengan University of Dundee, Queens University Belfast, Deakin University dan UCSI. Melalui kolaborasi ini, kampus menyediakan program Double Degree. Dengan kata lain, lulusan akan mendapatkan dua gelar sarjana sekaligus, yakni nasional dan internasional," tutur azalia. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT