24 April 2022, 11:02 WIB

Warga Antusias Ikuti Deteksi Dini Jantung Gratis di Siloam Hospitals


Eni Kartinah | Humaniora

Ist
 Ist
Warga sedang mendapat pemeriksaan kesehatan jantung dengan alat elektrokardiogram atau EKG di Siloam Hospitals Mampang, Jakarta. 

SEBANYAK 300 warga di kelurahan Duren Tiga, Mampang Jakarta Selatan, menyambut antusias kegiatan pemeriksaan rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG) di Siloam Mampang.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan wujud rasa syukur manajemen Siloam Hospitals Mampang atas bertambahnya usia yang memasuki tahun kedua dari rumah sakit yang berlokasi di jalan raya Mampang Prapatan 16, Pancoran Jakarta Selatan tersebut. 

Antusias warga disampaikan Haji Maskur, Ketua RW 02 Kelurahan Duren Tiga ,melalui apresiasinya terhadap kegiatan Faskes yang berlokasi di lingkungannya tersebut.

"Warga kami antusias karena kegiatan ini sangat bermanfaat dan tidak dipungut biaya. Manajemen rumah sakit pun melaksanakannya dengan sistem protokol Kesehatan secara menyeluruh," kata Maskur dalam keterangan pers, Minggu (24/4).

Baca juga: Jawa Barat Sumbang Angka Pasien Sembuh Covid-19 Tertinggi

"Kami bersyukur atas keberadaan Siloam Hospitals Mampang yang tidak saja bermanfaat saat Pandemi Covid-19 namun juga peduli pada deteksi penyakit lainnya," tutur Maskur.

Warga lain, Toni Ismanto, Ketua RT 02/ RW 002 turut mengamini apa yang disampaikan Haji Maskur atas kegiatan pemeriksaan rekam jantung secara gratis oleh Manajemen Siloam Hospitals Mampang.

Toni turut berharap, ada pula pihak lain yang dapat melakukan hal yang sama guna pelayanan kesehatan. 

"Dengan mengetahui hasil rekam jantung kami secara medis, kami semakin paham, betapa pentingnya deteksi dan fungsi jantung pada organ manusia. Terimakasih dan dirgahayu Siloam Hospitals Mampang, " ungkap Toni.

Apa itu elektrokardiogram atau EKG?

Elektrokardiogram atau EKG merupakan pemeriksaan diagnostik yang merekam atau mengukur aktivitas kondisi jantung.

Pada dasarnya, tes EKG tidak menimbulkan rasa sakit. Alat EKG ini akan ditempelkan pada bagian dada, tungkai, dan lengan.

Pada salah satu sisinya, akan dihubungkan dengan kabel pada mesin elektrokardiograf. Hasil pemeriksaan akan menggambarkan kondisi kesehatan jantung. 

Biasanya, dokter menyarankan pemeriksaan kesehatan ini untuk pasien yang mengalami gejala seperti sulit bernapas, nyeri pada bagian dada, gangguan pada irama jantung, jantung berdebar-debar, serta tubuh yang mudah lelah dan lemas.
 
Direktur Siloam Hospitals Mampang dr. Hery Bertus MARS, mengatakan,"Acara ini sebagai bentuk pengabdian kesehatan masyarakat dan kepedulian Siloam Hospitals untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi kejadian penyakit akibat gangguan fungsi jantung."

"Gangguan fungsi jantung dapat mengenai siapa saja dan dari kalangan manapun. Peningkatan kasus serangan jantung yang sering disebabkan faktor risiko dan gaya hidup," katanya.

Siloam  Hospitals Mampang berperan aktif kepada kesehatan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan secara menyeluruh dan holistik yang diberikan oleh para tenaga medis dokter spesialis dan paramedis serta melalui program health talk, pelatihan dan edukasi.

"Kegiatan edukasi pada penanganan pertama pada kegawatdaruratan serangan jantung, akan menjadi kegiatan lanjutan setelah EKG, ini sudah menjadi kalender CSR kami," pungkas dr. Hery.

Dengan proses yang bertahap menuju kapasitas 200 beds, Siloam Mampang akan berproses menjadi rumah sakit tipe B,  

Siloam Mampang memiliki beberapa area pelayanan yaitu ruang poli untuk rawat jalan, medical check up (MCU), ruang rehab medik, ruang hemodialisa, ruang instalasi gawat darurat, ruang rawat onap, ruang operasi, dan ruang intensive care. (Nik/OL-09)

 

BERITA TERKAIT