24 April 2022, 07:05 WIB

Seleksi Masuk 121 Perguruan Tinggi Muhammadiyah/ Aisyiyah Dilaksanakan Bersama


Ardi Teristi Hadi | Humaniora

ANTARA/ARI BOWO SUCIPTO
 ANTARA/ARI BOWO SUCIPTO
Mahasiswa yang tergabung dalam tim Berfaedah memeriksa prototipe gim karyanya di Universitas Muhammadiyah Malang, Jatim, Senin (8/3/2021)

SELEKS Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) kembali dibuka untuk seluruh masyarakat Indonesia. SBMPTMu yang diadakan sejak 2018 ini merupakan sistem terpadu seleksi bersama untuk menjadi mahasiswa baru Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan, program SBMPTMu sebagai ikhtiar seluruh PTMA yang akan membawa pada akselerasi kemajuan PTMA di tengah kerasnya era perubahan dan persaingan. SBMPTMu memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya.

"Seluruh PTMA di Indonesia mengembangkan program ini sebagai ikhtiar untuk setidak-tidaknya 3 hal akan kita capai bersama," jelas dia.

Baca juga: Jawa Barat Sumbang Angka Pasien Sembuh Covid-19 Tertinggi

Baca jugaBPTJ Kampanyekan Mudik Aman Sehat ke Milenial Urban

Pertama, melalui SBMPTMu, kerjasama, sinergi, dan maju bersama PTMA akan semakin meningkat. Kedua, PTMA mampu memperoleh input sumber daya untuk pembelajaran, memperoleh mahasiswa yang berpotensi baik dan terbaik.

"SBTMPTMu akan lebih memudahkan untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang terbaik di tengah era persaingan," lanjut dia.

Ketiga, semua orang warga bangsa yang belajar di PTMA akan memperoleh akses yang sama, peluang yang terbuka, serta keleluasaan tanpa terhalang oleh geografis dan segala kondisi yang selama ini membatasi.

Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Dr. Sungkowo Mudjiamono, M.Si, turut menambahkan, tujuan diadakannya SBMPTMu untuk mencari bibit-bibit calon mahasiswa berpotensi untuk menjadi subjek di PTMA yang dipilih.

Pada saat ini, PTMA memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan Perguruan Tinggi Negeri, baik dari sisi pembelajaran maupun fasilitas.
Kemajuan PTMA dapat menjadi pertimbangan kuat untuk memilih PTMA sebagai pilihan studi lanjut.

"Kami melihat bahwa PTMA sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Bahkan ada yang sudah menjadi sekolah tinggi swasta nomor 6 di ASEAN yang artinya PTMA semakin maju. Selain itu, PTMA memiliki fasilitas yang sudah sangat baik termasuk salah satunya smart classroom yang mempermudah proses pembelajaran," jelas Sungkowo.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Al Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Faris Al Fadhat. M.A., Ph.D. mengatakan, sistem terpadu bagi seleksi bersama PTMA atas inisiasi dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini memiliki 3 keunggulan.

Pertama, calon mahasiswa tidak harus berada di lokasi PTMA. Sehingga pelaksanaan dapat dilakukan di daerah tempat tinggal masing-masing. Kedua, dapat memilih diantara 121 PTMA di seluruh Indonesia. Ketiga, calon mahasiswa bebas memilih sebanyak 4 pilihan sekaligus dalam satu kali pendaftaran.

Pelaksanaan SBMPTMu 2022 dibuka sebanyak 2 gelombang. Gelombang 1 pada 05 April - 17 Juni 2022 dan gelombang 2 pada 20 Juni - 12 Agustus 2022.

Khusus program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi, pengumuman dilaksanakan serentak pada 24 Juni dan 19 Agustus 2022. Selain prodi
tersebut, pengumumannya menggunakan sistem one day services atau langsung diumumkan di hari dimana calon mahasiswa mengikuti SBMPTMu. Informasi lebih lengkap juga dapat diakses melalui website https://sbmptmu.id/. (H-3)

BERITA TERKAIT