22 April 2022, 20:09 WIB

Enam Cara Mengatasi Anak yang Stres Karena Sekolah


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Penting bagi anak-anak ini untuk mengembangkan keterampilan mengatasi dan cara mengelola stres.

MASA-masa sekolah selalu jadi pengalaman yang penuh dengan tantangan dan tekanan, terutama bagi anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi anak-anak ini untuk mengembangkan keterampilan mengatasi dan cara mengelola stres. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu anak yang merasa stres karena rutinitas sekolah.

Pantau Proses Pengerjaan Pekerjaan Rumah

Mengerjakan satu halaman soal penuh dengan kata-kata dan paragraf atau satu paket pekerjaan rumah pelajaran matematika bisa jadi pengalaman yang sangat melelahkan, terutama untuk anak-anak yang masih sangat belia. Memecah masalah ini menjadi beberapa bagian — kelompok, misalnya — dapat membuat tugas ini menjadi lebih mudah dikelola. Jangan lupa juga untuk menjadwalkan waktu istirahat yang nyaman di antaranya. 

Ajak Anak untuk Melakukan Hal-Hal Baru

Tips mengatasi stres selanjutnya adalah dengan mengajak anak Anda untuk memulai aktivitas baru, seperti karate, dansa, atau berolahraga. Mintalah instruktur aktivitas tersebut untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan anak-anak pada hari pertama mereka mengikuti kelas. Mengetahui apa yang diharapkan dapat membantu anak untuk merasa lebih percaya diri untuk berpartisipasi.

Rayakan Keberhasilan Terkecil Sekalipun

Sebagian besar anak merasakan tingkatan stres yang tinggi ketika menghadapi tantangan baru. Tetapi mereka akhirnya dapat melewati tantangan ini karena kesuksesan di masa lalu membantu mereka untuk merasa lebih percaya diri. Oleh karena itu, perhatikan kesempatan yang tepat untuk memuji pencapaian yang diraih dan jangan pernah lupa untuk merayakan keberhasilannya. 

Buat Rutinitas yang Sehat

Rumah yang tertata dengan rangkaian ritual harian yang jelas akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak Anda setelah hari yang sibuk di sekolah. Bertahan pada rutinitas ini akan menjadi pilihan yang ideal untuk membantu menenangkan anak yang mungkin merasa tertekan setelah pulang dari sekolah. 

Hindari Mematok Target yang Terlalu Tinggi

Mungkin Anda sebagai orang tua telah membantu anak Anda untuk belajar pelajaran matematika di rumah. Dan biasanya, si anak akan mungkin merasa khawatir, mengira Anda menginginkan nilai sempurna pada tes pelajaran matematika ini. Untuk menghindari masalah ini, beri tahu anak Anda apa yang sebenarnya Anda harapkan. 

Pilih Kegiatan yang Tepat Sepulang Sekolah

Untuk anak yang kesulitan fokus dan stress di sekolah, menjadi ahli dalam sesuatu seperti karate bisa menjadi dorongan besar. Kegiatan sepulang sekolah juga bisa memberi struktur dukungan yang positif pada sore hari dan menjadi pelepas stres. Tapi berhati-hatilah untuk tidak menjadwalkan terlalu banyak hal dalam jadwal mereka. Jadwal yang terlalu padat akan dapat membuat stres anak menjadi semakin parah. Oleh karena itu, lakukan yang terbaik untuk tetap membiarkan beberapa hari untuk bersantai.

Salah satu jenis kursus yang tidak memberatkan si kecil adalah LingoAce. Platform belajar bahasa Mandarin online ini menggunakan pendekatan personal dalam persiapan materi dan bahan ajar. Pola ini memastikan bahwa buah hati Anda bisa belajar dengan pace-nya sendiri tanpa harus tertekan target yang terlampau berat.

Didukung teknologi belajar terbaru yang diciptakan untuk mengakomodir generasi digital, pola belajar di LingoAce pastinya tidak memberatkan dan cocok untuk semua murid umur 6 sampai 15 tahun. Kondisi ini juga semakin diperkuat dengan kehadiran para guru native speaker yang telah dilatih untuk bisa mengetahui kondisi psikologi murid dan juga latar belakangnya.

Ayo gabung ke LingoAce sekarang juga dan nikmati perbedaannya! Psstt… lagi ada kelas free trial gratis lho! (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT