20 April 2022, 19:24 WIB

MBM iSB Gandeng Kalbe International Perkuat Riset dan Inovasi


Widhoroso | Humaniora

DOK MBM iSB
 DOK MBM iSB
MBM iSB dan Kalbe International berkolaborasi perkuat riset dan inovasi.

TUNTUTAN dunia kerja yang terus berkembang, membuat perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dan fleksibel dengan dunia industri, dan berbagai kemajuan serta perkembangan yang terjadi. Salah satu cara untuk mencapai itu adalah dengan melakukan kolaborasi dengan industri.

Menyadari hal tersebut, Master of BioManagement (MBM) i3L School of Business (iSB) berkolaborasi dengan Kalbe Internasional dalam mengembangkan riset pasar digital marketing di level internasional, khususnya di Srilanka. Dengan kolaborasi ini diharapkan bisa mengembangkan riset digital marketing di negara-negara Kalbe International berada, dan melatih mahasiswa untuk berpikir kritis.  

"Kolaborasi ini diharapkan dapat menghindari mismatch antara dunia akademisi dan dunia industri ke depannya. Hal ini dapat menciptakan solusi-solusi atas permasalahan yang terjadi dalam industri, khususnya digital marketing di kancah internasional,” kata Business Development MBM Gabrielle Stefanus Sinulingga, dalam keterangan yang diterima, Rabu (20/4).

Disebutkan, saat ini transisi periklanan dan marketing kian pesat dan para pelaku bisnis sudah mengubah strategi untuk meraih tujuan utama bisnis serta faktor pendukung terpenting. Misalnya di bidang kesehatan, saat ini orang bisa berkonsultasi ke dokter dan membeli obat melalui aplikasi di smartphone.

"Kolaborasi antara MBM iSB dan Kalbe Internasional ini sejalan dengan harapan Kalbe untuk mengedepankan penggunaan teknologi dalam menciptakan transformasi digital pada bidang layanan kesehatan khususnya di kancah internasional,” katanya.

Ditambahkan Gabrielle, dalam dunia medis, penerapan digital marketing ini terlepas dari fungsi dan peran seorang dokter yang merupakan satu-satunya sumber terpercaya untuk menjawab pertanyaan seputar penyakit. "Jadi kami harus dapat membawa dokter ke dalam dunia digital," katanya.

Keuntungan yang didapatkan dari program ini, jelas Gabrielle, adalah menggabungkan dua perspektif yang berbeda sehingga menemukan pasar baru media soal yang paling sering digunakan, marketplace yang sering digunakan, dan lain sebagainya khususnya di Srilanka.

Sementara itu, siswa MBM i3L School of Business, Esabella Marchelene Lovita Sudjono mengaku gembira dengan adanya program ini karena dapat membantu dirinya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam market research. Menurutnya, proyek kolaborasi internasional digital marketing ini bisa menjadi masukan bagi Kalbe International untuk tak hanya mengejar awareness.

"Namun juga jumlah transaksi, jumlah user, dan nilai penjualan barang tersebut dengan mendapatkan informasi yang tepat dan valid dari pasar terkini. Hal ini sangat membantu dalam strategi pemasaran untuk memahami apa yang sebenarnya diinginkan pelanggan," jelasnya. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT