08 April 2022, 17:22 WIB

Ketua Umum DPP KNPI Ilyas Indra Sebut Banyak Ormas Kepemudaan Berpolemik


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Kongres Luar Biasa Pemuda - KNPI dilaksanakan di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.  

KETUA Umum DPP KNPI hasil Kongres Luar Biasa, Mandalika, Lombok, NTB, Ilyas Indra, mengatakan, banyaknya versi organisasi pemuda yang tergabung dalam wadah organisasi kepemudaan KNPI saat ini menimbulkan sejumlah polemik di tengah masyarakat.

Ilyas mengaku bahwa dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP KNPI dan dan Fahd El Fouz Arafiq selaku Ketua Majelis Pemuda Indonesia periode 2021 - 2024, memiliki historikal organisasi KNPI yang sah dan legal standing.

Ilyas mengungkapkan bahwa sejarah dari KNPI yang dipimpinnya adalah berawal dari Kongres Luar Biasa KNPI/Pemuda Tahun 2015 di Hotel Kartika Chandra Jakarta, dan berhasil memilih Fahd El Fouz Arafiq sebagai Ketua Umum dan Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia periode 2011-2014.

Menurutnya, kepengurusan DPP KNPI periode 2015-2018 yang dipimpin Fahd Arafiq sah secara organisasi, karena hasil Kongres Luar biasa, sesuai AD/ART memiliki Ketua MPI Taufan sebagai ketua dimisoner periode sebelumnya.

"Dan di periode ini sesuai dengan Undang Undang Ormas. Di mana KNPI Fahd Rafiq memiliki Surat Keputusan dari Kementrian Hukum dan Ham RI," ujar Ilyas Indra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/4).

Baca juga: Raden Andreas Mundur. Ilyas Indra Jabat Ketua Umum DPP KNPI

Kemudian, kata Ilyas, memasuki akhir jabatannya, DPP KNPI yang dipimpin Fahd Arafiq menyelenggarakan Kongres tepat waktu yakni pada Desember 2018 dengan menghasilkan ketua Umum saudara Abdul Aziz, untuk kepemimpinan DPP KNPI periode 2018-2021.

"Ini artinya, organisasi KNPI yang dipimpinnya berjalan dengan baik dan sah baik secara AD/ART organisasi maupun secara Konstitusi UU Keormasan," ujarnya.

Selanjutnya, pada ketiga periodesai DPP KNPI periode 2018-2021 juga melaksanakan kongres tepat waktu yakni tanggal 20 -23 September 2021 di Mandalika Lombok Nusa Tenggara Barat dan berhasil memilih Raden Andreas Nandiwardhana sebagai Ketua umum.

"Namun, di tengah perjalanan karena keinginan pribadi, saudara Raden Andreas Nandiwardhana mengundurkan diri sebagai Ketum DPP KNPI periode 2021-2024. Karena mengalami kekosongan ketua umum, maka DPP KNPI menyelenggarakan Kongres Luar biasa tanggal 1-2 April 2022 di Mandalika Lombok NTB," kata Ilyas.

Di mana dalam  keputusan Kongres Luar Biasa tersebut, Ilyas Indra dipilih secara aklamasi sebagai Ketum DPP KNPI dan Fahd El Fouz Arafiq sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia periode 2021-2024.

Menurut dia, dari historikal tersebut, jelas bahwa Ilyas menyampaikan KNPI yang dipimpinnya memiliki sejarah dan legalitas yang jelas dan dengan dinamika berbagai versi KNPI.

Ilyas menegaskan bahwa KNPI yang dipimpinnya dengan gerbongnya masih solid, baik organisasi kemasyarakatan nasional yang setia sejak Kongres Luar Biasa 2015 dan DPD KNPI se-Indonesia.

Ilyas mengaku bahwa pihaknya terus fokus dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dengan berbagai programnya.

"KNPI hasil kongres Lombok hingga saat ini mash tetap solid. Baik itu yang berada Dewan Pengurus Pusat atau DPD KNPI Provinsi, Kabupaten maupun Kota hingga tingkat kecamatan seluruh Indonesia," pungkasnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT