08 April 2022, 08:15 WIB

Kalibrr Bagikan Tips Sukses Lamar Lowongan Pekerjaan Khusus WFH


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist/Ilustrasi
 Ist/Ilustrasi
Ilustrasi. Pekerja yang mengerjakan tugas kantor dengan Work from Home (WFH).  

SITUASI pandemi covid-19 mengharuskan banyak perusahaan memberlakukan sistem Work From Home (WFH) demi mencegah penyebaran virus.

Berdasarkan praktis ini, Kalibrr sebagai perusahaan teknologi yang merevolusikan proses rekrutmen perusahaan dan jasa employer branding, mencatat peningkatan permintaan bekerja WFH yang lebih meningkat dibandingkan pekerjaan yang harus dilakukan di kantor atau Work From Office (WFO).
 
Survei Career Builder menyatakan bahwa lowongan pekerjaan WFH saat ini tujuh kali lebih menarik minat pencari kerja dibandingkan dengan lowongan WFO.

Terlebih 50% pekerja mengaku bahwa akan mempertimbangkan pengunduran diri jika perusahaan tetap memaksa mereka untuk kembali bekerja dari kantor di tengah situasi pandemi.

Hal ini membuat para pekerja profesional akan lebih senang bekerja dengan cara serba online, termasuk juga para Fresh Graduate yang akan menuntaskan pengalaman magang dan aktivitas lainnya juga melalui jarak jauh.

Baca juga: Ini yang Harus Diperhatikan Saat Transisi dari WFH Kembali ke WFO

Untuk sukses mendapatkan pengalaman bekerja secara remote atau WFH, tentunya para pelamar wajib mempersiapkan berbagai hal dengan matang, salah satunya pada Resume atau Curriculum Vitae (CV) yang akan diajukan pelamar kepada suatu perusahaan.

Untuk itu, setiap pelamar kerja pastinya harus menyesuaikan CV dengan perkembangan lapangan pekerjaan saat ini yang sesuai untuk lowongan kerja WFH.
 
Kalibrr membagikan beberapa tips yang bisa dimanfaatkan dalam membuat CV untuk lowongan pekerjaan khusus WFH:
 
1.Masukkan Pengalaman Kerja WFH 

Selama pandemi, pastinya banyak perusahaan yang memberlakukan metode bekerja jarak jauh melalui WFH.

Pastikan untuk mencantumkan pengalaman bekerja secara remote Anda di CV. Upaya ini akan membantu recruiters mengetahui bahwa Anda adalah kandidat yang sesuai dan berpengalaman dalam menangani kompleksitas kerja saat WFH.

Hal ini juga berlaku pada fresh graduate. Mereka bisa mencantumkan pengalaman magang, kuliah ataupun seminar online kamu di poin pengalaman.
 
2. Sebut ‘Kerja Jarak Jauh’ di Bagian Lokasi Perusahaan Anda Bekerja

Lakukan hal ini dengan menulis kalimat singkat ‘Kerja Jarak Jauh’ atau kerja ‘WFH’ di perusahaan tempat Anda pernah/ sedang bekerja.

Dengan begitu, recruiters akan mengetahui bahwa Anda memang bekerja di perusahaan tertentu dengan gaya kerja WFH. Ini juga akan memudahkan mereka untuk menyesuaikan jobdesk pekerjaan yang akan Anda kerjakan jika sudah diterima.
 
3. Beri Deskripsi Jobdesk Pekerjaan Kamu Saat WFH

Berikan penjelasan secara spesifik pekerjaan apa yang Anda lakukan saat bekerja jarak jauh. Penggambaran tanggung jawab kerja yang jelas dan rinci akan memudahkan recruiters dan menjadi pertimbangan bahwa Anda memang dapat diandalkan dengan jobdesk yang dapat dilakukan remote atau saat WFH.
 
4. Masukkan Kerja Remote atau WFH ke Bagian Keahlian

Siapa bilang kerja WFH bukan sebuah skill? Faktanya, semua skill yang Anda miliki pastinya akan berbeda jika digunakan di tempat yang berbeda, seperti yang biasanya digunakan di kantor, tiba-tiba berubah menjadi di rumah. 

Memasukkan kerja remote atau WFH ke bagian skill akan membantu recruiters mengetahui bahwa Anda dapat mengkondisikan dan mengubah kebiasaan pekerjaan berat walaupun di tempat yang berbeda.
 
Setelah mengetahui tips untuk menyesuaikan CV dengan gaya kerja WFH, selanjutnya Anda dapat memilih perusahaan yang hendak dituju.

Dalam platform Kalibrr, Anda dapat mencari dan menemukan berbagai lowongan pekerjaan WFH yang cocok karena setiap harinya sistem di-update secara berkala, lengkap dengan fitur penyesuaian yang dapat dipersonalisasi.

Untuk memudahkan Anda mencari lowongan pekerjaan yang tepat, gunakan fitur dengan tag WFH, sehingga Anda bisa menemukan pekerjaan yang relevan untuk WFH saja. 
 
Kalibrr berfokus pada candidate experience karena proses recruitment menggunakan sistem yang sudah terotomatisasi.

Tidak hanya itu, Kalibrr juga telah mengintegrasikan teknologi Artifical Intelligence (AI) dalam proses recruitment, sehingga memungkinkan para perusahaan dapat membangun hubungan yang baik dengan para kandidat yang mendaftar.

Kalibrr turut pula menyediakan fitur assessment yang dapat menunjukkan keahlian dan keterampilan lain dari kandidat yang tidak tertulis di CV mereka. Hingga kini, tercatat bahwa Kalibrr memiliki basis data talenta dengan perkembangan tercepat di Asia Tenggara. (RO/OL-09)
 

BERITA TERKAIT