02 April 2022, 19:30 WIB

Moeldoko Yakin Capaian Vaksinasi Covid-19 Meningkat Saat Ramadan


mediaindonesia.com | Humaniora

Antara
 Antara
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat meninjau kegiatan vaksinasi covid-19 untuk anak.

KEPAPA Staf Kepresidenan Moeldoko optimistis vaksinasi covid-19 terus meningkat selama Ramadan. Mengingat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa yang menyatakan vaksin tidak membatalkan puasa.

"Momentum pelaksanaan ibadah shalat tarawih berjamaah di masjid dan mushola, bisa menjadi medium untuk melakukan vaksinasi," ujar Moeldoko dalam keterangan resmi, Sabtu (2/4). 

"Saya berharap berkumpulnya eamaah bisa dimanfaatkan untuk melakukan percepatan vaksinasi covid-19," imbuhnya.

Baca juga: Kemenkes Sediakan 50 Juta Dosis untuk Akselerasi Vaksinasi Selama Ramadan

Berdasarkan rapat koordinasi vaksinasi dan protokol kesehatan selama Ramadan dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait, para tokoh agama juga menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan vaksinasi.
  
Pihaknya juga meminta Kementerian Kesehatan untuk memastikan stok vaksin covid-19 di berbagai daerah. "Jangan sampai animo masyarakat untuk memperoleh vaksin, tidak diimbangi dengan pasokan vaksin di lapangan," pungkas Moeldoko.

Selain itu, pihaknya mendorong K/L terkait untuk melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam mensosialisasikan surat edaran dari pemerintah tentang pelaksanaan ibadah selama Ramadan dan kegiatan mudik Lebaran.

Baca juga: Menag: Jadikan Ramadan Momentum Perkuat Solidaritas

"Ada keinginan tokoh agama di mana saat mengumumkan ketentuan ibadah Ramadan dan hari raya, supaya melibatkan MUI dan organisasi masyarakat lainnya," katanya.

Diketahui, Presiden Jokowi memutuskan bahwa umat Islam dapat kembali menjalankan shalat tarawih dan shalat Idulfitri secara berjamaah di masjid. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pemerintah juga menmpersilakan masyarakat untuk mudik Idulfitri. Namun, pemudik harus sudah divaksin covid-19 dosis booster, atau bisa menunjukkan tes antigen/PCR jika baru mendapat vaksin dosis lengkap.(Ant/OL-11)

BERITA TERKAIT