22 March 2022, 15:16 WIB

Jemaah Haji Berangkat tak Wajib Tes Covid, Pulang ke Tanah Air Harus PCR


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

MI/Dwi Apriani
 MI/Dwi Apriani
Ilustrasi: Jemaah Haji Indonesia

PELAKSANAAN protokol kesehatan untuk jemaah haji 1443H/2022 M masih merujuk pada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dr. Budi Sylvana mengatakan jemaah haji harus membawa hasil PCR dari Arab Saudi maksimal 2x24 jam sebelum masuk Indonesia. Lalu, masih dilakukan wajib karantina 1 hari di asrama haji dan pemeriksaan ulang PCR.

"Jadi bisa dikatakan untuk jemaah haji kalau dilaksanakan pada hari ini, wajib 2x24 jam PCR. Untuk keberangkatan ke Arab Saudi tidak wajib tapi saat kedatangan wajib PCR," kata Budi dalam Rapat Kemenkes dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/3).

Baca juga: 30 Ribu Jemaah Umrah Asal Jabar Menunggu Berangkat ke Tanah Suci

PCR wajib dilakukan jemaah ketika mau pulang ke Tanah Air. Tes PCR kedua dilakukan ketika sampai dan dilakukan di asrama haji.

"Namun, ketentuan ini jika dilihat kondisi hari ini. Apabila kemudian hari kondisi pandemi jauh membaik maka ketentuan ini bisa berubah," ujarnya.

Sementara di Arab Saudi, pemerintah setempat telah melonggarkan regulasi terkait protokol kesehatan sehingga kewajiban PCR dan karantina sudah tidak ada lagi dan pemakaian masker di area terbuka tidak lagi wajib, kewajiban pemakaian masker berlaku di ruangan tertutup.(OL-5)

BERITA TERKAIT