18 March 2022, 09:50 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

ANTARA/JOJON
 ANTARA/JOJON
 Ombak tinggi masuk kedalam rumah setelah ombak merobohkan dinding rumah Kecamatan Batuaatas, Buton Selatan, Sulteng, Jumat (25/2/2022)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 18 - 19 Maret 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, perairan barat Nias, perairan Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh - Bengkulu, perairan P. Sawu dan perairan Kupang - P. Rotte," kata Plt Deputi Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Urip Haryoko dalam keterangannya Jumat (18/3).

Baca juga: Kebun Raya Cibodas Kembali Gelar Wisata Edukasi bagi Anak Usia Dini

Baca juga: Sesuaikan Aktivitas Daerah dengan Level PPKM

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti *perairan timur P. Simeulue - Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan utara P. Sawu, perairan utara Kupang - P. Rotte, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Lampung, perairan selatan P. Sawu, perairan selatan P. Kupang - P. Rotte.

"Gelombang yang sangat tinggi berkisar 4.0 - 6.0 Meter berpeluang terjadi di *perairan barat Kep. Nias, perairan barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Kep. Nias - Bengkulu, Samudra Hindia Selatan NTT," sebutnya.

Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), Kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), Kapal Ukuran Besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT