12 March 2022, 23:48 WIB

Dua Mahasiswa Ini Siap Wakili Indonesia di Ajang Asia Young Designer Awards 2022 


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. Nippon Paint
 Dok. Nippon Paint
Penjurian AYDA 2021/2022

AJANG Asia Young Designer Awards (AYDA) kembali dilaksanakan di Indonesia pada tahun ini. Sebanyak 303 Submission dari 23 Universitas di Indonesia telah mengikuti kompetisi AYDA Indonesia 2021/22. Angelica Ayu Laras Kinanti dan Daniel Jansen Harianto dinobatkan sebagai Gold Winner AYDA 2021/22. 

Angelica Ayu Laras Kinanti, mahasiswi Institut Teknologi Bandung untuk kategori Desain Interior dengan karya “Traditional Medicine Centre (RAMU)” dan Daniel Jansen Harianto, mahasiswa UNIKA Soegijapranata untuk kategori Arsitektur dengan karya “Smoked County Relish” berhasil menyabet gelar Gold Winner AYDA 2021/22 dan akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi International, Asia Young Designer Awards Summit 2022. 

“Tahun ini, Nippon Paint menantang mahasiswa Arsitek dan Desain Interior untuk menanamkan empati (bagi manusia dan lingkungan) ke dalam desain untuk mencapai keseimbangan antara kemanusiaan dan pelestarian alam yang tentunya dapat menjadi solusi inovatif masa kini dan mendatang,” ujar Jon Tan, CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.  

Sesuai dengan tema tahun ini "Forward: Amplifying Empathy Through Design”, desainer diminta menjawab tantangan saat ini, yaitu memberikan ruang yang memiliki kemampuan untuk melayani berbagai fasad dan kebutuhan pengguna secara emosional, sosial dan ekonomi. 

Terima kasih banyak atas bimbingan judges, panitia yang telah membantu saya, terutama memberikan kesempatan dan perspektif baru untuk project saya lebih baik lagi. Saya mohon restu agar dapat membawa nama Indonesia di tingkat berikutnya," ujar Daniel Jansen Harianto. 

Baca juga : Sandiaga Dihadiahi Kalung Pelaku UMKM Kriya, Khusus untuk Istrinya

”Saya ucapkan terima kasih kepada judges atas masukan yang sangat insightful selama coaching session," imbuh Angelica Ayu Laras Kinanti 

Sementara itu, juri AYDA kategori Arsitektur, Joe Willendra mengungkapkan, setelah 8 tahun menjadi juri AYDA, tujuan para juri adalah membangun dan membimbing calon Arsitektur dan Desain Interior menjadi seorang desainer yang berempati dan memiliki social responsibility terhadap sesama. 

"Tahun ini, kami menyaksikan perkembangan para finalis AYDA, baik Arsitektur dan Desain Interior sangat siap menuju tahap internasional," katanya. 

Sebagai wujud penghargaan sekaligus motivasi bagi para Arsitek dan Desain Interior muda untuk mewujudkan desain yang peduli pada kehidupan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, maka AYDA memberikan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp20 Juta, kesempatan magang, serta mewakili Indonesia dalam ajang AYDA Summit 2021/22 dan berkesempatan mendapatkan beasiswa senilai US$10 ribu di Harvard Graduate School of Design (GSD) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat bagi peraih Gold Award. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT