11 March 2022, 19:08 WIB

Kasus Covid-19 Turun, UGM Kaji Penerapan Kuliah Tatap Muka 100% 


Faustinus Nua | Humaniora

Dok. UGM.ac.id
 Dok. UGM.ac.id
Kampus Universitas Gadjah Mada

KASUS covid-19 di Indonesia terus menunjukan penurunan yang signifikan. Kebijakan PPKM di daerah-daerah pun mulai dilonggarkan untuk memulihkan kembali berbagai sektor yang terdampak pandemi. 

Di sektor pendidikan, setelah adanya SKB 4 Menteri dan seiring penurunan kasus, sejumlah perguruan tinggi mulai mengevaluasi kuliah tatap muka 100%. Salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kuliah tatap muka 100%. 

"Evaluasi untuk kemungkinan penerapan kuliah full luring kami lakukan pada saat ujian tengah semester yang akan dilaksanakan 2 minggu lagi," ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (11/3). 

Baca juga : MUI bolehkan Salat Jumat, Tarawih dan Id dengan saf Rapat

Kondisi saat ini memang memungkinkan untuk kembali membuka kampus. Akan tetapi harus tetap dilakukan bertahap dengan berbagai pertimbangan yang cermat. 

Panut menyampaikan, saat ini UGM memang masih menerapkan kuliah secara hibrida. Porsi daring pun masih lebih besar, tetapi secara bertahap menguranginya. 

"Dengan menurunnya kasus covid-19 maka porsi luring akan ditingkatkan secara bertahap," terangnya. 

Sesuai SKB 4 Menteri, kuota pembelajaran di kelas ditentukan sesuai dengan level PPKM dan cakupan vaksinasi di daerah.(OL-7)

BERITA TERKAIT