08 March 2022, 09:35 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

ANTARA/JOJON
 ANTARA/JOJON
Ombak tinggi merobohkan dinding rumah Kecamatan Batuaatas, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat (25/2/2022).

BADAN Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 8 - 10 Maret 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Laut Sulawesi," kata Plt Deputi Klimatologi BMKG Urip Haryoko dalam keterangannya Selasa (8/3).

Baca jugaPemenuhan Kesetaraan Anak Perempuan Investasi Vital

Baca jugaPemprov Jabar Tetapkan 5 Kuliner Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Hal ini berpeluang menyebabkan gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter di beberapa wilayah seperti *perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, perairan Enggano - barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa - P. Sumba, Samudra Hinda Selatan Jawa - NTT, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Selat Sumba bagian barat, perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Sulawesi, perairan utara Gorontalo - Sulawesi Utara, perairan Kep. Sitaro, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera.

"Sedangkan gelombang setinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di wilayah Laut Natuna Utara," ujarnya

Dia menambahkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi," tuturnya.

Seperti moda transportasi Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT