03 March 2022, 20:44 WIB

DBD Kembali Renggut Korban Jiwa di NTT


Palce Amalo | Humaniora

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

WABAH demam berdarah dengue (DBD) di Sumba Timur, NTT kembali menelan korban jiwa. Agnes Christie Supangkat, 28, dokter yang bertugas di Waingapu, Sumba Timur, meninggal akibat penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Berdasar laporan Dinas Kesehatan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil NTT Kamis (3/3), Agnes meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Umbu
Rara Meha, Waingapu pada Selasa (1/3). Agnes merupakan korban meninggal kedua akibat wabah DBD di Sumba Timur. Pekan lalu, seorang anak meninggal akibat DBD.

Lewat keterangan tertulis, Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan,  Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTT, Agusthina Rosphita mengatakan total korban meninggal akibat DBD di NTT telah mencapai 13 orang terdiri dari 8 meninggal pada Januari, 4 orang meninggal pada Februari dan satu pada Maret.

Sedangkan kasus DBD telah mencapai 1.521 kasus, terdiri dari 934 kasus pada Januari, 575 kasus pada Febuari dan 12 kasus pada Maret 2022. "Total yang sembuh 1.449 orang dan yang masih dirawat sebanyak 60 orang," ujarnya.

Menurutnya, kasus DBD tertinggi terdapat di Kota Kupang, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Belu, Sikka, Ngada dan Lembata. Adapun total kasus DBD di Sumba Timur sebanyak 25 orang. (OL-15)

BERITA TERKAIT