19 February 2022, 22:17 WIB

Keberagaman Jadi Kekuatan Indonesia dalam KTT Y20


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

DOK.MI/Tangkapan Layar
 DOK.MI/Tangkapan Layar
Co-Chair of Y20 Indonesia 2022 Michael Sianipar (kedua kiri) menyatakan keberagaman jadi kekuatan Indonesia dalam KTT Y20

DALAM KTT Y20, Indonesia sebagai tuan rumah memiliki kekuatan tersendiri yakni keberagaman. Oleh karena itu dalam KTT ini Indonesia mengusung tema salah satunya diversity and inclusion (keberagaman dan inklusi).

"Untuk tahun ini, saya pikir itulah mengapa tahun ini kami memutuskan untuk menjadikan keragaman dan inklusi sebagai salah satu isu prioritas kami. Karena kita melihat bahwa keberagaman adalah kekuatan kita, kekuatan Indonesia," kata Co-Chair of Y20 Indonesia 2022 Michael Sianipar dalam Kick Off Y20 Indonesia 2022 secara daring, Sabtu (19/2).

Y20 Indonesia akan benar-benar menyoroti pentingnya keberagaman dan inklusi untuk memastikan bahwa anak muda Indonesia juga inklusif.

"Jadi kami telah melakukan seleksi yang sangat selektif dan ketat untuk delegasi kami, dan saya dapat meyakinkan dan saya senang untuk mengatakan bahwa empat delegasi yang kami represi mewakili Indonesia adalah yang terbaik yang kami miliki," ujarnya.

Baca juga: Indonesia Promosikan Bhineka Tunggal Ika dalam Y20

Di kesempatan yang sama, Chair of Y20 Italia 2021 Alberta Pelino dirinya yakin pertemuan kali ini akan menjadi tahun yang luar biasa dan pengalaman yang luar biasa. Karena partisipasi dan keterlibatan kaum muda dalam pembuatan kebijakan adalah proses yang semakin nyata dari tahun ke tahun.

"Ketika saya mendirikan komunitas pemuda yang dimulai 10 tahun lalu, tahun demi tahun, kami bekerja dengan tujuan memberdayakan kaum muda dan menghubungkan mereka dengan pembuat kebijakan," ujarnya.

Sejak awal ia mulai berkolaborasi dengan Pemerintah Italia dan kementerian Italia menjadi peluang bagi kaum muda untuk berinteraksi dengan pembuat kebijakan. Dirinya melihat lebih banyak keterbukaan dari institusi untuk terlibat dan mempertimbangkan usulan anak muda.

"Ini juga persis apa yang kita lihat apa yang kita lihat tahun lalu selama kepresidenan G 20 di Italia," ucapnya.

Di sisi lain, penting untuk memastikan bahwa kita juga memperhatikan bahwa kaum muda semakin bersedia untuk mempengaruhi suara kita baik dalam debat nasional maupun internasional, dan bekerja bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik untuk semua orang.

"Waktu saat ini jelas merupakan momen sejarah yang unik di mana kita semua dipanggil untuk berkontribusi pada pondasi untuk masa depan yang inklusif dan berkelanjutan di mana tidak ada seorang pun yang tertinggal," ujarnya.

"Dalam konteks ini, kami percaya bahwa kaum muda dapat dan harus memiliki kontribusi penting sebagai protagonis masa depan yang akan terjadi saat ini. Kami percaya bahwa kaum muda mewakili sumber daya yang tak ternilai bagi pemerintah untuk mempercepat transisi menuju dunia yang lebih baik, berkelanjutan, dan inklusif," pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT