15 February 2022, 18:24 WIB

Imlek Nasional 2022, Spesial Cap Go Meh: Rayakan Imlek, Tradisikan Kebersamaan


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Acara Perayaan Imlek Nasional 2022 dengan 'Mengusung tema Cinta Kasih Menghapus Bencana' digelar secara virtual. 

BERLANGSUNG di tengah pandemi Covid-19, puncak acara Imlek Nasional 2022 berupaya membangun tradisi kebersamaan.

Mengusung tema Cinta Kasih Menghapus Bencana, di Studio DAAI TV, Tzu Chi Centre, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (15/2) Ketua Panitia Imlek Nasional, Sugianto Kusuma menyampaikan bahwa sudah saatnya Imlek tidak lagi diperingati dengan perayaan yang berlebihan, mengingat dua tahun ini banyak masyarakat yang dilanda kesulitan akibat pandemi.

“Dengan semangat gotong royong kita saling jaga, saling dukung, saling membantu. Dalam peringatan sederhana ini, mari kita lanjutkan tradisi gotong royong dengan cinta kasih, karena kita adalah satu keluarg,” kata Sugianto

Perayaan virtual hari ini atau Selasa (15/2) mengupayakan hadirnya tradisi baru yang dapat kembali berlangsung pada perayaan berikutnya, yakni saling membantu, saling menjaga dan saling mendukung dalam melewati semua kesulitan.

Baca juga: Imlek Momentum Bangkitkan Kebersamaan Tekan Penyebaran Covid-19

Tidak hanya dalam lingkup keluarga, namun juga lintas keluarga, lintas etnis dan lintas iman, layaknya satu keluarga besar dalam satu lingkup negara, Indonesia. Selaras dengan tema utama perayaan, menggerakkan cinta kasih, untuk menghapus bencana.      

Sementara Presiden RI, Joko Widodo dalam video sambutannya mengajak semua yang hadir untuk tetap optimistis.

“Dua tahun dilanda pandemi, kita belajar banyak hal. Belajar menguatkan empati, membangkitkan solidaritas dan kepedulian tanpa batasan dan melakukan aksi spontan secara sendiri-sendiri maupun kelompok untuk mengatasi dampak luas pandemi.” kata Presiden Jokowi.,


Senada dengan pernyataan Sugianto Kusuma, Franky Oesman Widjaja, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Imlek Nasional memberikan pesan kemanusiaan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek berisikan kepedulian dan dukungan kepada saudara-saudara yang membutuhkan, tanpa batasan," kata Franky.

"Ini adalah cara kita bergotong-royong dan berbagi kepedulian.” Di akhir sambutan, Franky memberikan pula ucapan Cap Go Meh dan doa agar pandemi cepat berlalu," jelasnya.  

Presiden tak lupa mengapresiasi aksi solidaritas yang dilakukan oleh warga Indonesia Tionghoa, karena telah menjadi jembatan silaturahmi dan kesempatan untuk saling menguatkan.

“Tugas kita ke depan masih banyak. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat terus mengoptimalkan upaya penanganan pandemi. Tahun baru ini mari kita berdoa, bekerja dan berikhtiar dan tetap optimistis menyiapkan diri untuk menyongsong tahun baru dengan semangat kebersamaan,” ucap Presiden mengakhiri pesannya  dengan ucapan selamat tahun baru Imlek kepada masyarakat yang merayakan. 

Peringatan Imlek Nasional tahun ini diinisiasi oleh organisasi kemasyarakatan Indonesia-Tionghoa, antara lain Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI), Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Permabudhi, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia(PITI), Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia (PTKI), dan seluruh lapisan masyarakat Tionghoa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. (RO/OL-09)
 

BERITA TERKAIT