29 January 2022, 20:18 WIB

LSPR Kembali Gelar PAC Theatre Festival


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok LSPR
 Dok LSPR
.

LSPR Communication & Business Institute kembali menyelenggarakan rangkaian pertunjukan The 27th LSPR Theatre Festival and The 17th LSPR Performing Arts Communication Festival. 

Festival ini bertempat di The Amani Palladium Theatre Lantai 15, Kampus Transpark Bekasi, mulai 24 Januari hingga 24 Februari 2022. Gelaran tahunan ini merupakan pertunjukan dari mahasiswa jurusan Performing Arts Communication (PAC) dan mahasiswa yang berkuliah di tahun pertama. 

Mahasiswa dan mahasiswi yang terlibat akan melakukan proses pengambilan gambar, dilanjutkan dengan proses editing dan penayangan yang akan dilakukan di kanal YouTube LSPR TV

Dekan Fakultas Komunikasi LSPR Mikhael Yulius Cobis mengatakan, pendidikan komunikasi melalui seni pertunjukan ini merupakan bentuk ujian akhir semester bagi mahasiswa dari konsentrasi PAC, dan mahasiswa tingkat pertama mata kuliah Introduction to PAC.

“Tujuan mata kuliah ini agar mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam berkarya, pengalaman dalam menciptakan konsep karya, pengalaman berestetika dan pengalaman untuk merasakan fungsi pendidikan seni bagi kehidupan dan bekerja dalam tim," jelas Mikhael. 

Ia menambahkan,melalui produksi teater, mahasiswa bukan hanya belajar tampil dengan percaya diri di hadapan publik, namun juga mendapatkan pengalaman menghadapi banyak karakter dan peran yang merefleksikan atau akan diaplikasikan dalam kehidupan nyata. 

“Karena sesungguhnya setiap orang adalah aktor dalam drama kehidupannya masing-masing. Untuk menjadi aktor kehidupan yang sukses, maka seseorang harus memiliki kemampuan komunikasi, sehingga dapat menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata atau gerakan," tandasnya.

Terpisah, Head of Undergraduate Program in Communication LSPR Sri Ulya Suskarwati menyatakan, bahwa salah satu yang khas dalam kurikulum LSPR Institut adalah menyampaikan pesan komunikasi melalui pertunjukan seni.

 

Capaian dalam pembelajaran pada wilayah ini adalah melalui berbagai kegiatan akademik dengan pendekatan student centered learning, yaitu memfokuskan para dosen dalam mendorong mahasiswa memahami keilmuan pada tataran pengetahuan, keterampilan, dan sikap. 

“Mahasiswa dilibatkan dalam merancang dan mengimplementasikan teori dan konsep yang telah dipelajari di dalam kelas. Theatre festival ini menjadi salah satu project hasil karya dan kreativitas mahasiswa yang patut kita hargai. Kegiatan ini adalah upaya mereka dalam mengemas komunikasi melalui kegiatan pertunjukan dengan sentuhan seni dalam menyampaikan pesan kepada target audiens mereka,” ujarnya.

Adapun Yessy Gusman, artis senior yang juga menjadi salah satu pengajar di LSPR mengatakan festival tahunan ini merupakan sarana bagi mahasiswa dalam belajar bagaimana mengomunikasikan pikiran dan perasaan mereka melalui kerja sama sebagai satu tim dalam menyampaikan suatu pesan melalui sebuah karya seni.

Pada festival ini setiap kelas yang tergabung dalam The 27th LSPR Theatre Festival akan berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan penilaian dewan juri pada Awarding Ceremony yang dilaksanakan pada 4 Maret 2022. Dewan juri yang bertugas selama 22 hari pertunjukan adalah putra almarhum Budayawan Arswendo Atmowiloto Soni Wibisono, Pendiri Teater Keliling Rudolf Puspa, serta sutradara dan pendiri Sanggar Ananda Aditya Gumay. (OL-8)

BERITA TERKAIT