29 January 2022, 16:40 WIB

Komisi X DPR Minta Agar Pelaksanaan PTM 100% Dievaluasi


Zubaedah Hanum | Humaniora

Satgas Penanganan Covid-19
 Satgas Penanganan Covid-19
Kasus covid-19 harian kembali dekati angka 10.000 per hari.

ANGKA kasus covid-19 terus melejit mendekati 10.000 kasus per hari. Dalam merespons hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti, meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100%.

“Tidak perlu memaksakan untuk 100%. Perlu dievaluasi PTM 100% ini,” kata Agustina dilansir dari laman DPR.

Menurut Agustina, pelaksanaan PTM 100% perlu dilihat pada tingkat penyebaran kasus Covid-19 di suatu wilayah. Pemerintah tidak perlu memaksakan agar PTM dilaksanakan secara 100% karena keselamatan para murid dan guru perlu menjadi prioritas. “Jangan sampai harus mengorbankan keselamatan murid dan guru,” tegasnya.
 
Seusai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI meninjau pelaksanaan PTM di SMP Negeri 1 Depok dan SD Negeri 1 Depok, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (28/1), Agustina memastikan Komisi X DPRRI akan meminta adanya evaluasi pada Pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tertanggal 21 Desember 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono bahwa sudah ada 18 sekolah yang melakukan lockdown di wilayahnya karena adanya murid dan guru yang terpapar Covid-19, baik itu dari SD, SMP dan SMA.

"Paling banyak dari SMA. Oleh dasar itu, kami meminta Komisi X DPR untuk mengevaluasi pelaksanaan PTM 100%,” pinta Imam.

Hingga 27 Januari 2022 di Kota Depok terdapat 406 kasus positif covid-19 dengan tren positivity rate naik hampir 15%. Tingkat bed occupancy ratio (BOR) naik menjadi 35% dari sebelumnya 24%. (H-2)

BERITA TERKAIT