27 January 2022, 10:42 WIB

Tingkatkan Sinergitas K/L Agar Pembangunan Bangsa Lebih Optimal


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

ANTARA/Maulana Surya
 ANTARA/Maulana Surya
Peletakan batu pertama Program Penanganan Permukiman Kawasan Kumuh di Kampung Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/1/2022).

KONDISI bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada permasalahan dan tantangan kehidupan yang cukup berat. Tidak hanya sebatas pada krisis kesehatan, namun berdampak pada semua lini kehidupan.

Pemerintah terus mendorong dan mengarahkan agar pembangunan bangsa betul-betul dirasakan seluruh warga terutama masyarakat golongan terbawah yang berada di wilayah perdesaan dan kawasan tertinggal lainnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK Letjen TNI (Purn) Sudirman mengatakan, masih banyak pelaksanaan program/kegiatan yang terlihat berjalan masing-masing dan belum terintegrasi. Hal ini tentunya menyebabkan hasil pembangunan menjadi tidak optimal.

Baca juga: Ini Kiat Ciptakan Rutinitas Belajar yang Nyaman untuk Anak

Baca juga: BMKG: Hari Ini sebagian Kota Besar Indonesia Cerah Berawan

“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan sejauh ini, masih dijumpai adanya pelaksanaan program yang terkesan berjalan masing-masing dan belum terintegrasi sehingga hasil yang diberikan menjadi tidak optimal,” kata Sudirman dalam keterangannya, Kamis (27/1).

Sudirman menyampaikan, pemerintah terus mendorong dan mengkoordinasi supaya pelaksanaan program dan kegiatan Kementerian/Lembaga (K/L) khususnya di bawah koordinasi Kemenko PMK lebih bersinergi dan komprehensif dalam semangat kerja secara kolaboratif pentahelix.

Dirinya berharap agar lebih memahami strategi percepatan pembangunan baik target fisik maupun target non fisik dan berbagi informasi kondisi terkini serta rencana yang dapat diintegrasikan antar K/L terkait.

“Saya berharap, kita semua dapat lebih memahami bagaimana strategi percepatan pembangunan baik target fisik maupun non fisik dan kegiatan FGD ini dapat digunakan untuk saling berbagi informasi kondisi terkini serta mengintegrasikan rencana antar K/L terkait,” jelasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT