20 January 2022, 12:16 WIB

Olahraga Bantu Anak Tahan Lama Belajar


Basuki Eka Purnama | Humaniora

ANTARA/Muhammad Adimaja
 ANTARA/Muhammad Adimaja
Siswa Sekolah Dasar 15 Pagi Mangga Besar mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka di Jakarta.

SELAIN bermanfaat untuk kesehatan, berolahraga juga bisa membantu anak betah berlama-lama belajar. Hal itu diungkapkan psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

"Olahraga bisa meningkatkan atau berdampak positif pada performa belajar. Penelitian menunjukkan, dengan olahraga, fokus belajar menjadi lebih baik, stamina jadi lebih bagus sehingga anak betah berlama-lama belajar," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (19/1).

Dengan semakin fokus anak belajar, maka, menurut Vera, otomatis prestasi belajar anak di sekolah juga akan meningkat. Oleh karena itu, dia mengingatkan hubungan penting antara akademis dan olahraga yang tidak bisa dipisahkan.

Baca juga: Bertambah, 43 Sekolah Tutup Karena Covid-19

"Jadi tidak bisa dipisahkan akademis dan olahraga. Justru ini bisa saling membantu. Jadi luar biasa manfaatnya olahraga itu. Olahraga juga membantu anak belajar berstrategi, bagaimana supaya gerakannya bisa efektif. Perlu pemikiran kritis, instruksi dari guru olahraganya," kata Vera.

Di sisi lain, olahraga juga berperan meningkatkan kesejahteraan psikologis anak seiring keluarnya hormon antistres yang membuat pikiran lebih jernih dan emosi lebih positif.

Vera berpendapat, olahraga yang sering kali dinomorduakan justru menjadi suatu hal yang penting untuk membantu mengembangkan aspek fisik, kognitif, sosial, karakter.

Ada olah fisik di dalamnya yang membuat tubuh seseorang yang melakukannya bugar, sehat dan koordinasi motoriknya juga bertambah baik.

Olahraga juga dapat membentuk karakter anak untuk disiplin, pantang menyerah, percaya diri dan sportif. 

Vera menambahkan, orangtua berperan penting terus memberikan semangat pada anak-anak mereka untuk tetap semangat berolahraga.

"Ketika anak lagi capek, bagaimana ibu memberikan semangat supaya anak menjadi semangat lagi berolahraga," pungkas dia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT