18 January 2022, 21:49 WIB

Wapres Dukung Upaya UPI Bentuk Fakultas Kedokteran Bidang Sport Medicine 


Emir Chairullah | Humaniora

Dok. Sekretariat Wakil Presiden
 Dok. Sekretariat Wakil Presiden
Wapres Ma'ruf AMin saat menerima kunjungan rekor UPI Bandung

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mendukung upaya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membentuk Fakultas Kedokteran dengan kekhususan bidang Sport Medicine. Wapres berharap pendirian fakultas ini bisa mendukung tata kelola sistem keolahragaan nasional dan mendukung pola hidup sehat di masyarakat. 

“Saya sangat mendukung sekali inisiatif untuk mendirikan Fakultas Kedokteran yang fokusnya pada sport science ini. Karena kita ingin membangun masyarakat sehat, ada gerakan hidup sehat di masyarakat,” ungkap Ma’ruf saat menerima Rektor dan jajaran pengurus UPI, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (18/1). 

Ma’ruf menambahkan, pendirian fakultas itu sejalan juga untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga.”Saya mendorong (pembangunan Fakultas Kedokteran) dalam rangka mendukung gerakan hidup sehat masyarakat dan tercapainya keberhasilan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” jelasnya. 

Wapres menyebutkan, dalam rangka penyiapan atlet olahraga nasional yang berprestasi, harus sudah disiapkan secara matang sejak dini. 

“Kita menginginkan agar olahraga kita itu berprestasi karena terpola, sudah disiapkan dan direncanakan, bukan menang secara accident atau kebetulan,” imbau Wapres. 

Menutup arahannya, selain fokus pada perwujudan gerakan hidup sehat di masyarakat dan DBON, Wapres juga meminta agar UPI terus mencetak guru yang berkualitas untuk masa depan pendidikan bangsa. 

Baca juga : Andika Perkasa dan Ari Kuncoro Bahas Penguatan Kerja Sama UI-TNI

“Jadi, ada dua tugas ya, melalui pembentukan Fakultas Kedokteran ini kita menyiapkan dalam rangka mewujudkan germas dan DBON. Kemudian juga penyiapan guru-guru pelopor yang diharapkan mengubah prestasi pendidikan ke depan,” pungkasnya. 

Rektor UPI M. Solehuddin menyampaikan kesiapan UPI dalam mendukung pemerintah baik dalam penyelesaian persoalan kesehatan dan memberikan dukungan konkret pada keberhasilan DBON, melalui bidang keilmuan sport science dan sport medicine. 

“UPI berharap bisa berkontribusi menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat. Kemudian juga melalui sport science dan sport medicine bisa memberikan dukungan yang lebih konret mengenai implementasi dari DBON,” ujarnya. 

Sebagai informasi, dalam rangka mendukung program pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional khususnya di bidang kesehatan olahraga, UPI Bandung berencana membentuk Fakultas Kedokteran dengan kekhususan bidang Sport Medicine. 

UPI Bandung telah melalui proses internalisasi dan dukungan dari berbagai organ universitas dan sejak tahun 2020 Tim Pengembang Fakultas Kedokteran UPI didampingi oleh Universitas Padjadjaran. (OL-7)

BERITA TERKAIT