18 January 2022, 15:04 WIB

Kemendikbud-Ristek: Sekolah Tidak Terpapar Covid-19 Tetap Lanjutkan PTM


Faustinus Nua | Humaniora

ANTARA/Oky Lukmansyah
 ANTARA/Oky Lukmansyah
Petugas kesehatan melakukan tes usap antigen kepada siswa di SMAN 5 Tegal, Jawa Tengah, Senin (17/1/2022).

KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) mengarahakan sekolah-sekolah yang tidak terpapar covid-19 atau varian baru Omikron untuk tetap melanjutkan pembelajaran tatap muka (PTM). Sekolah yang ditutup hanya sekolah yang terpapar kasus atau warganya yang terkonfirmasi positif.

"Yang terpapar tutup, yang tidak jalan terus (PTM)," ujar Dirjen PAUD Dikdasmen, Kemendikbud-Ristek, Jumeri kepada Media Indonesia, Selasa (18/1).

Baca juga: Ombudsman RI Klarifikasi tentang Surat Penolakan Vaksinasi bagi Anak

Beberapa sekolah di DKI Jakarta yang ditutup lantaran ada warga sekolah yang terpapar. Hal itu merupakan langkah mitigasi untuk memutus rantai penularan, secara khusus bagi anak-anak yang lebih rentan.

Sesuai SKB 4 Menteri, sekolah tidak serta merta menggelar PTM 100%. Kondisi penularan atau status PPKM dan juga cakupan vaksinasi menjadi syarat pemberlakuan PTM. Sehingga, setiap daerah tidak semua menggelar PTM 100%, tetapi bervariasi sesuai keadaannya. (H-3)

BERITA TERKAIT