17 January 2022, 15:30 WIB

Kemenkes: Protokol Kesehatan Penyelenggaraan Haji 1443 H Terus Disosialisasikan


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan pihaknya terus menyosialisasikan pedoman persiapan protokol kesehatan (prokes) haji 1443 H/2022 M, meskipun belum ada kepastian pemberangkatan jemaah.

"Kemenkes terus melakukan pembinaan kesehatan termasuk sosialisasi, pengukuran kebugaran dan juga konseling yang terus menerus dilakukan monitor," kata Kunta dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/1).

Selain itu juga dilakukan peningkatan pengetahuan sikap dan perilaku jamaah mengenai kesehatan selama di Tanah Suci yang dengan melakukan penyuluhan dan juga konseling.

Karena saat ini masih dalam masa pandemi maka terus melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan, skrining, dan karantina kepada jamaah dan petugas untuk mencegah penularan covid-19.

Termasuk juga melakukan vaksinasi yang dipersyaratkan oleh Arab Saudi yakni meningitis dan juga covid-19 dosis lengkap 2 kali vaksin. "Dan saat ini Alhamdulillah seluruh jenis vaksin yang digunakan di Indonesia itu sudah diterima di Arab Saudi," ucapnya.

Di kesempatan yang sama Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menekankan sektor kesehatan pada penyelenggaraan haji dan umrah di masa saat ini sangat penting karena untuk kesehatan dan keselamatan jamaah dan menyangkut nama baik bangsa.

"Ini juga penting karena menyangkut nama baik bangsa kita dan keselamatan jamaah haji," ucapnya.

Diketahui jika dilihat dari kalender hijriyah dan berdasarkan asumsi normal perkiraan jadwal pemberangkatan jemaah haji tahun ini jika diperbolehkan akan diberangkatkan pada 4 Dzulqa'dah 1443 Hijriyah atau 5 Juni 2022.

"Persiapan haji tahun 2022 ini tidak memiliki waktu lagi dan perlu persiapan yang singkat karena awal Juni kalau dari kalender semestinya kita sudah memberangkatkan kloter pertama," pungkasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT