12 January 2022, 13:46 WIB

Antisipasi Terjadi Bencana, Mensos Minta Aktivasi Lumbung Sosial


 Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora

ANTARA FOTO/Rahmad
 ANTARA FOTO/Rahmad
Mensos Tri Rismaharini (kiri) dan Bupati Aceh Utara M Thaeb (kanan) menyerahkan santunan di Desa Meuria, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara.

MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tekankan agar segera mengaktivasi lumbung sosial yang berada di Provinsi Aceh mengantisipasi kesiapan dari warga korban bencana.

"Di lumbung sosial itu berisi kebutuhan permakanan dan peralatan-peralatan yang sudah diusulkan berupa alat penjernih air yang bisa digunakan saat bencana," kata Mensos melalui keterangan resmi, Rabu ( 12/1).

Adanya lumbung sosial menjadikan layanan pemenuhan kebutuhan dasar (buffer stock) bisa lebih cepat karena lokasinya didekatkan kepada warga.

"Untuk santunan bagi korban meninggal per orang Rp 15 juta itu standar di seluruh Indonesia dan itu sama. Bagi korban yang belum terima bantuan nanti kita scaning dengan pemda setempat, " tandas Mensos.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Aceh menyatakan banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan tiga sungai meluap, yakni Sungai Krueng Peutoe, Krueng Keureuto dan Krueng Pirak, Jumat (30/12/2021) pukul 07.00 waktu setempat dengan tinggi 10- 60 cm yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 31.843 jiwa mengungsi.

"Kami turut berduka cita dan semoga bantuan yang ini bisa bermanfaat, " ujar Mensos.

Pada kesemapatan itu, melakukan pengecekan bantuan Sosial (bansos) KKS yang masih belum salur di Bank Syariah Indonesia (BSI) langsung ke kantor BSI Lhoksukon 3.

Selain itu, Mensos melanjutkan meninjau penyaluran KKS di Meunasah Bungong Kupula di Gampong Keude Kemuning, Kec Idi Tunong, Kab Aceh Timur dan meminta kepada perwakilan Himbara agar bansos bisa secara tunai.

"Mereka (penerima bansos) sudah pada sepuh ya, jadi tolong dipermudah dan saya minta bansos disalurkan secara tunai, " tandas Mensos.

Salah seorang penerima bansos, A Wahab tak menyangka bisa menerima bantuan karena baru pertama dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan apa pun.

"Terima kasih bantuan ini disampaikan kepada Ibu Mensos dan pemerintah, saya sudah lebih dari sebulan terakhur tidak bekerja dan tak berpenghasilan bagi keluarga," tutur A Wahab. (Far/OL-09)

BERITA TERKAIT