09 January 2022, 21:40 WIB

Potensi Bencana Hidrometeorologi Diprediksi Sampai Maret


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

Medcom
 Medcom
Ilustrasi 

FENOMENA La Nina menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan bulanan di sejumlah wilayah. Akumulasi curah hujan bulanan bisa meningkat hingga 70%.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan La Nina berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, dan sebagainya hingga Maret mendatang.

"Jadi lebih banyak kita bicara masalah La Nina, karena BMKG sudah memberikan warning kemungkinan La Nina ini akan terjadi sampai bulan Maret sehingga kita perlu melakukan upaya kewaspadaan kesiapsiagaan," kata Lilik, Minggu (9/1).

Apalagi, jelasntya, pola akhir tahun itu terdapat pola mobilitas yang tinggi dari Jakarta ke daerah lain sehingga upaya yang dilakukan pemerintah yang biasanya loss dicoba untuk dikendalikan. "Kami di BNPB juga telah menyampaikan informasi ke daerah untuk melakukan upaya antisipasi, misalnya terkait dengan banjir, banjir bandang, tanah longsor dan juga angin puting beliung," sebutnya

Upaya mitigasi telah disampaikan ke sejumlah wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi agar mereka waspada saat terjadi bencana maka apa yang harus disiapkan di masing masing daerah. "Masyarakat juga dilibatkan dengan memberikan informasi yang valid, daerah mana saja yang rawan bencana," paparnya.

Untuk daerah tertentu, lanjut Lilik, dengan informasi peringatan dini, segera melakukan rencana kontinjensi yaitu rencana yang dibuat sebelum bencana terjadi, sehingga masyarakat bisa pergi ke tempat yang sudah ditentukan dan paham mitigasi "Kami sedang mencek mana yang sudah siap, mana yang belum siap. Kalau belum siap kenapa, kita akan dukung, karena fungsi BNPB memberikan dukungan di daerah, karena bencana adanya di daerah. Termasuk mengirimkan peralatan ke daerah, ini yang kita lakukan untuk antisipasi," lanjutnya .

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini akan potensi hujan deras di 4 provinsi yakni Provinsi Bali, Bengkulu, Lampung, dan Papua Barat

Sedangkan hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi di Aceh, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan barat, Kalimantan Selaran, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara

Selanjutnya di Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sukawesu Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara. Sedangkan potensi peningkatan angin kencang terjadi di Nusa Tenggara Barat. (OL-15)

BERITA TERKAIT