07 January 2022, 22:35 WIB

Daerah Diminta Segera Penuhi Kriteria Untuk Mendapatkan Vaksinasi Booster


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi

PROGRAM penyuntikan vaksin penguat (booster) covid-19 rencananya akan dimulai 12 Januari 2022 dengan menargetkan 21 juta orang pada tahap awal. Satgas Penanganan Covid-19 meminta daerah untuk segera memenuhi syarat untuk merealisasikan program tersebut.

Apa saja kriterianya? Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, program ini diprioritaskan bagi kabupaten/kota yang capaian dosis pertama sudah 70% dan 60% untuk dosis keduanya.

Lalu, penerimanya diperuntukkan bagi yang berusia di atas 18 tahun dan telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan. Lebih jelasnya, status vaksinasi di tiap daerah dapat dilihat bersama di https://vaksin.kemkes.go.id.

"Bagi daerah yang belum memenuhi kriteria tersebut untuk dapat mengejar target vaksinasinya," kata Wiku, Jumat (7/1).

Ia menegaskan, fokus utama pemberian booster adalah memperkuat kekebalan di daerah yang kekebalan komunitasnya sudah mulai terbentuk.

Terkait dengan omikron, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), analisis data awal omikron di Inggris dan Afrika Selatan, serta hasil uji dari para produsen vaksin, menunjukkan bahwa varian omikron masih dapat menyerang tubuh yang telah memiliki kekebalan atau imunitas terhadap covid-19. Baik kekebalan dari vaksinasi ataupun infeksi yang diderita sebelumnya.

Beberapa studi lain menyatakan bahwa antibodi spesifik yang terbentuk berkurang kemampuannya dalam melindungi terhadap omikron. Namun jenis kekebalan lain masih mampu melindungi.

"Untuk itu mari kita terus menjaga kebugaran tubuh kita yang diiringi dengan pengadaan studi-studi ilmiah yang dapat menguatkan pengendalian covid-19 di Indonesia," ujar Wiku. (H-2)

BERITA TERKAIT