28 December 2021, 11:15 WIB

Kembangkan Potensi Pertanian Dusun Punik dengan Internet


mediaindonesia.com | Humaniora

Dok.MI
 Dok.MI
 Salah satunya ialah Wiwin Suryani, pelaku UMKM Kopi Punik Sumbawa.

DUSUN Punik di Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyimpan potensi yang besar dari hutan dan pertanian, di antaranya madu, kemiri, jahe, dan kopi.

Tim dari program Melihat Indonesia bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkesempatan menelusuri wilayah ini menggunakan motor trail.

Tim melihat bagaimana potensi yang ada di Dusun Punik akan semakin besar kalau jaringan internet semakin baik, khususnya untuk Kopi Punik yang semakin tersohor.

Perjalanan menuju ke Dusun Punik dapat ditempuh kurang lebih satu jam dari Dusun Semongkat. Pembangunan dan kemajuan juga terasa sekali di sini, terlihat dari jalanan mulus beraspal yang memperlancar perjalanan.

Tim sempat singgah sejanak di sebuah gardu di Desa Batudulang untuk menunggu hujan reda. Di sini, sinyal internet dapat ditangkap bahkan bisa digunakan untuk mengakses media sosial.

Selain infrastruktur fisik, akses telekomunikasi dan internet juga memang menjadi perhatian untuk memajukan desa. Dalam hal ini, BAKTI Kominfo akan membangun menara base transceiver station (BTS) di wilayah ini. Kepala Desa setempat dan pihak BAKTI pun terus menyosialisasi pembangunan tower BTS ini kepada masyarakat.

Dengan pembangunan ini, warga berharap desanya menjadi lebih maju, khususnya bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya ialah Wiwin Suryani, pelaku UMKM Kopi Punik Sumbawa.

Saat ini untuk mendapatkan sinyal, masyarakat masih harus pergi tempat-tempat tertentu, misalnya di atas pohon. Hal ini juga dilakukan Wiwin ketika menerima pesanan kopi sebanyak 500 kg.

Dia meletakkan telepon selulernya di antara dahan-dahan pohon, mengubah mode panggilan menjadi loudspeaker, lalu mengobrol sambil berdiri menghadap pohon.

Di sisi lain, Wiwin melakukan berbagai cara agar produknya terus berkembang. Supaya Kopi Punik Sumbawa-nya makin dikenal, dia membuat brosur sebagai media promosi.

"Dalam brosur ini ada nama saya, alamat, e-mail, dan media sosial. Di brosur ini juga ada sekilas tentang produk kami dan sekilas histori tentang Kopi Punik Sumbawa ini," ungkapnya dalam program Melihat Indonesia yang tayang di Metro TV.

Wiwin mengatakan bahwa Kopi Punik Sumbawa ini pernah mengikuti Kontes Kopi Spesialti Indonesia pada 2020 lalu. "Kemarin itu ada sekitar 418 peserta dan Kopi Punik menyabet dua juara dengan skor yang lumayan tinggi," tuturnya.

Untuk konten di medsos, Wiwin mengerjakannya dibantu sang suami. "Ketika yang di video itu suami, berarti aku yang mengambil (video). Kalau yang di video aku, berarti suami yang ngambil. Kalau dua-duanya tampil, kita pakai kamera depan," katanya.

Ketika dicicipi, Kopi Punik produk Wiwin ini menguarkan aroma buah yang khas. Dengan hadirnya internet, produk-produk unggulan seperti Kopi Punik ini diharapkan dapat semakin dikenal bahkan sampai mancanegara. Dengan itu, kemajuan ekonomi di Dusun Punik juga akan menjadi nyata. (Ifa/S2-25)

BERITA TERKAIT