23 December 2021, 15:15 WIB

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Jaga Keberlangsungan


Gana Buana | Humaniora

ANT
 ANT
Pelatih mengajarkan cara memotong besi pada peserta didik saat Pelatihan Vokasi Welder di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PT PAL.

AKTIVITAS bisnis dan perusahaan memiliki pertanggungjawaban sosial dan lingkungan sekitar. Sehingga, aktifitas bisnis tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Adanya aktivitas bisnis perusahaan memiliki dampak positif bagi lingkungan. Hal ini merupakan isi dari  UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT),” ungkap anggota Komisi VI DPR-RI Abdul Hakim Bafagih dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (23/12).

Ia mengatakan, tanggung jawab sosial ini ke depannya tidak hanya diperuntukkan untuk pembangunan yang sifatnya fisik seperti pembangunan dan pengembangan fasilitas umum dan sosial saja. Tetapi, juga digunakan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM). Selain itu juga, harus ditujukan untuk pengembangan usaha-usaha produktif. 

Membangun SDM adalah investasi masa depan yang hasilnya baru akan dirasakan 5 atau 10 tahun mendatang. Membangun SDM melalui CSR BUMN harus menjadi prioritas.

Baca juga: Kemendikbud-Ristek Dorong Satuan Pendidikan Vokasi Lakukan Inovasi

“Apalagi kita sdh pada era teknologi 4.0, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik. Pembangunan ekonomi produktif juga menyentuh ekonomi kreatif. Anak-anak muda bisa menjadi pelopor dalam ekonomi kreatif ini,” kata dia.

Sementara itu, Ahli DPR RI Nu’man Iskandar menyampaikan, tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat saat pandemi ini berbeda pada saat terjadi krisis ekonomi. Pada saat pandemi, aktifitas masyarakat  dibatasi untuk mencegah penularan penyebaran virus. Karena itu, CSR sudah seharusnya adaftif terhadap permasalahan ini. 

“Selain untuk ekonomi produktif, CSR juga harus peka terhadap isu-isu lingkungan. Karena menyelamatkan lingkungan adalah upaya masa depan dalam menyelamatkan ekonomi,” tandas dia. (R-3)

BERITA TERKAIT