23 December 2021, 09:55 WIB

Vaksin Merah Putih UGM Bersiap Diujikan pada Hewan


Atalya Puspa | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi

Universitas Gadjah Mada menjadi salah satu institusi yang turut mengembangkan Vaksin Merah Putih. Tim Pengembang Vaksin UGM Tri Wibawa mengungkapkan, kini UGM tengah berproses untuk melakukan uji klinis vaksin pada hewan. "Pengembangan vaksin sangat kompleks, untuk sampai tahap uji klinis masih panjang prosesnya. Saat ini kita sedang persiapkan melakukan uji imunogenitas pada hewan coba, " kata Tri Wibawa dalam keterangan resmi, Kamis (23/21).

Ia menjelaskan untuk melihat efek imunogenitas vaksin timnya akan menguji kandidat protein ke mencit.

Tri Wibawa mengungkapkan bahwa banyak tantangan dalam pengembangan vaksin termasuk vaksin Ccvid-19. Pengembangan vaksin tidak dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat banyak proses dan tahapan yang harus dilalui. "Hal tersebut diperlukan untuk membuktikan kandidat vaksin yang dikembangkan aman dan berhasil memberikan perlindungan orang terhadap covid-19," ucap dia.

Dalam pengembangan vaksin Merah putih, Tri Wibawa mengungkapkan, UGM fokus pada pengembangan vaksin berbasis DNA protein rekombinan dan menggunakan Carbonated Hydroxyapatite (CHA) sebagai adjuvan.

"Yang membedakan pengembangan vaksin UGM ini dengan yang lainnya adalah pada platform teknologinya yakni rekombinan protein," tututnya.

Tri Wibawa menyebutkan setiap platform pengembangan vaksin mempunyai keunggulan dan kelemahan. Menurutnya, vaksin yang dikembangkan UGM dengan berbasis protein rekombinan lebih menjanjikan untuk mengurangi potensi efek samping. "Tak hanya itu, dengan platform tersebut juga lebih mudah dalam produksi massal," tutup dia. (OL-12)

BERITA TERKAIT