22 December 2021, 18:19 WIB

UMJ Raih Pendanaan Hibah Kemendikbudristek Program Pengabdian Masyarakat


Widhoroso | Humaniora

DOK UMJ
 DOK UMJ
Program pengabdian masyarakat UMJ di Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meloloskan empat proposal dalam bantuan pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2021. Program tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi (Ditjen Kemendikbutristek).

Proposal yang lolos terdiri dari satu proposal penelitian dan tiga proposal pengabdian masyarakat. Kegiatan ini digawangi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMJ yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Tri Yuni Hendrawati. LPPM UMJ memiliki peran besar dalam mendorong peneliti untuk dapat mengaplikasikan hasil penelitiannya bagi kemaslahatan masyarakat.

"Diharapkan proposal yang lolos ini dapat meningkatkan Indeks Kinerja Universitas (IKU) UMJ. Sinergisitas dalam program MBKM yang digalakkan pemerintah saat ini dapat meningkatkan karya-karya bermanfaat dan nyata antara Dosen, mahasiswa dan tenaga pendidik pada lingkungan UMJ," jelas Rektor UMJ, Bapak Dr.Ma’mun Murod, M.Si, dfalama keterangana yang diterima, Rabu (22/12).

Salah satu proposal pengabdian masyarakat yang lolos mengusung tema produktivitas rumah hidroponik melalui pelatihan implementasi utilitas air dan pelatihan pemasaran produk olahan rumput laut. Kegiatan ini dilakukan di desa pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Bekasi, Jawa barat yang dilakukan 13-31 Desember 2021.

 Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMJ, Ummul Habibah Hasyim mengatakan kegiatan ini mengkolaborasikan tiga bidang keilmuan dan empat disiplin ilmu, Tim beranggotakan tujugh dosen, 21 mahasiswa, dan serta lima tenaga pendidik dari Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.  

"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah dilaksanakan jangka panjang. Harapan kami, kegiatan yang sudah berjalan ini bisa membawa dampak nyata bagi masyarakat. selain itu perlu sinergisitas lebih besar dari khususnya civitas akademika UMJ untuk mengaplikasikan hasil penelitiannya pada desa binaan," jelas Ummul Habibah.

"Selain itu, peran mahasiswa menjadi sangat besar dalam kegiatan pengabdian ini karena adanya program MBKM, sehingga mahasiswa bisa mendapatkan manfaat langsung terutama mengasah kemampuan soft skills dan hard skillsnya," imbuhnya.

Dikatakan, pemilihan Desa Pantai Harapan Jaya sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat, karena 90% penduduk desa bekerja sebagai pembudidaya rumput laut. Letak desa yang dekat dengan pantai membuat masyarakat kesulitan dalam menyediakan air tawar untuk budidaya tanaman hidroponik.

"Potensi inilah yang menjadi alasan tim untuk membuat kegiatan yang dapat meningkatkan nilai jual rumput laut dan pelatihan implementasi utilitas air," jelasnya.
 
Ditambahkan, warga Desa Pantai Harapan Jaya yang menjadi mitra utama adalah mereja yang tinggal di Dusun 1. Masyarakat di Dusun 1 disebutkan, jarang tersentuh pembinaan yang bisa mendorong peningkatan keterampilan.

"Dengan kemitraan yang dibangun oleh lintas prodi dari UMJ seperti Teknik Kimia, Teknik Industri, Agroteknologi, dan Manajemen menjadi angin segar bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan penguatan pada rumah hidroponik yang telah dikembangkan dengan pengolahan air yang dapat disesuaikan bagi tanaman hidroponik dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam manajemen dan teknik pemasaran produk rumput laut," jelasnya. (RO/OL-15)

 

BERITA TERKAIT