20 December 2021, 16:18 WIB

UMJ Bantu Berdayakan BumDes Kuripan Lewat Pendanaan Pengmas Kemendikbudristek


Siswantini Suryandari | Humaniora

Dok UMJ
 Dok UMJ
Tim Pengmas Universitas Muhammadiyah Jakarta 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menjadi salah satu perguruan tinggi yang memenangkan bantuan pendanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) Berbasis Hasil Penelitian Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2021 dari Dirjen Dikti Kemendikbudristek.

UMJ berhasil mengusulkan empat proposal, yaitu satu proposal penelitian, dan tiga proposal Pengmas. Keempatnya berhasil didanai Kemendikbud Ristek Dikti. Salah satu tema yang berhasil diusung adalah Program Pengmas  bertema Pemberdayaan Potensi Masyarakat Melalui Optimalisasi BumDes Desa Kuripan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Ketua Tim Pengmas, Lusi Andriyani mengatakan bahwa program pemberdayaan ini merupakan program multidisplin yang melibatkan tiga fakultas sebagai tim Pengmas.  

"Selain delapan dosen dari berbagai displin ilmu yang berbasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Kami juga melibatkan 15 mahasiswa dan lima tenaga kependidikan," kata Lusi dalam keterangan tertulis, Senin (20/12).

Dipilihnya Desa Kuripan sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat, karena memliki berbagai latar belakang permasalahan yang perlu dibantu oleh Tim Pengmas.

Beberapa persoalan di antaranya adalah belum adanya pemetaan potensi desa dalam angka terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA). Belum adanya pengelolaan BumDes yang baik dan belum optimalnya potensi pertanian di Desa Kuripan tersebut.  

Pada Sabtu (18/12), tim Pengmas telah melakukan tahapan pertama pelaksanaan program pemberdayaan dengan melakukan survey ke Desa Kuripan untuk menyusun peta potensi berbasis digital.  

Kegiatan tersebut diterima oleh Sekretaris Desa Kuripan, Rido dan aparat Desa Kuripan lainnya. Dari hasil survey ditemukan kondisi ekonomi sosial masyarakat bersumber dari pertanian sayuran, umbi-umbian, peternakan dan perikanan.

baca juga: LaNyalla: Amandemen Konstitusi Menjadi Momentum Koreksi Sistem Tata Negara

Dalam program pemberdayaan, Tim Pengmas UMJ telah merencanakan sebuah konsep peningkatan produk komoditas melalui luaran berupa data digital peta potensi desa, modul manajemen BumDes, dan peningkatan pemahaman pengelola BumDes untuk tata Kelola Bumdes lebih baik.  

Rektor Universitas Muhammadiah Jakarta, Dr Ma’mun Murod, M.Si, memberikan apreasiasi atas keberhasilan Tim Pengmas dalam Program Pemberdayaan ini dan siap mendukung implementasi MBKM untuk mewujudukan UMJ unggul. (N-1)

 

BERITA TERKAIT