08 December 2021, 10:30 WIB

Konektivitas Digital Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM


mediaindonesia.com | Humaniora

MI/Susanto
 MI/Susanto
Perkembangan proyek menara BAKTI di Desa Uiasa, Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur, Minggu (22/08/2021)

BADAN Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melaksanakan amanah yang diberikan pemerintah serta operator seluler untuk membawa konektivitas atau akses internet yang merata ke seluruh wilayah Indonesia, terutama kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hadir di kawasan tersebut sejak periode 2016-2017 hingga saat ini, BAKTI Kominfo telah membawa akses internet yang menjadi bagian dari usaha menuju Indonesia digital sepenuhnya pada 2024.

FOTO: Pelajar menggunakan gawai di salah satu spot sinyal internet yang berada di gubuk Desa Tanampulu, Banawa Selatan, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (27/07).

Hadirnya konektivitas digital ini juga sebagai bagian upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dari sisi pendidikan misalnya, sejumlah pelajar bisa memanfaatkan salah satu spot sinyal internet untuk mengakses materi pelajaran yang diberikan guru kepada mereka melalui daring.

FOTO: Tenaga kesehatan melakukan entry data pasien setempat untuk kemudian dikirim ke pusat data di Puskemas Colol, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (06/08/2021). Keberadaan BAKTI di desa tersebut.

Dari sisi kesehatan, kehadiran sinyal internet antara lain digunakan para tenaga kesehatan untuk melakukan entry data pasien setempat yang kemudian dikirim ke pusat data di puskesmas terdekat.

FOTO: Petani memotret cokelat yang sudah siap untuk panen di Desa Matantimali, Sulawesi Tengah, Rabu (21/07/2021). Ia kemudian mengabarkan pengepul via whatsapp untuk mengambil hasil panen dan memasarkannya ke Kota Palu.

Adapun dari sisi UMKM, keberadaan sinyal internet bisa dimanfaatkan para petani untuk memotret hasil pertanian mereka yang sudah siap panen untuk dikirim ke pengepul melalui media sosial whatsapp agar mengambil hasil panen dan memasarkannya di kota terdekat.

Pemerintah berharap melalui konektivitas digital tersebut nantinya bisa benarbenar meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia serta menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat setempat khususnya yang berada di wilayah 3T. (S-3)

BERITA TERKAIT