01 December 2021, 13:10 WIB

Rhoma Irama Bangun Perguruan Islam di Karawang Barat


Wisnu Arto Subari | Humaniora

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
Konsep Perguruan Islam Rhoma Irama itu akan terdiri dari sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

PENDIDIKAN merupakan bekal dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Sayangnya, tidak semua warga dapat memperoleh pendidikan yang layak karena kondisi ekonomi mereka. Melihat hal tersebut, Rhoma Irama berencana membangun perguruan Islam untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendirian institusi pendidikan formal.

"Ide membangun perguruan Islam mulai muncul menjelang Papa berumur 70 tahun. Lantas setahun terakhir ini kami mulai intens untuk membicarakan hal tersebut," ungkap putri sulung Rhoma Irama, Debby Veramasari, via telepon, Rabu (1/12).    

Menurut Debby, pada tahap awal ini pihaknya baru memastikan lokasi sekolah berada di Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sekarang pihaknya tengah menyelesaikan pembayaran tanah setelah memastikan tidak terdapat sengketa hak milik. Rencananya, bulan ini Rhoma Irama melakukan peletakan batu pertama pada area yang memiliki luas keseluruhan sekitar 4,5 hektare itu. Debby menargetkan sekolah mulai berjalan pada awal 2023.

Lebih jauh ia menjelaskan konsep Perguruan Islam Rhoma Irama akan terdiri dari sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dengan model boarding school atau sekolah berasrama. Yang unik, Perguruan Islam Rhoma Irama akan mengutamakan menerima siswa putus sekolah dari kalangan tidak mampu seperti fakir miskin dan anak yatim piatu.

Karena itu, sekolah tersebut tidak menarik biaya kepada para siswa tersebut. Segala pembiayaan sekolah akan dipenuhi melalui dana wakaf. Hal tersebut sejatinya sudah dilakukan Raja Dangdut yang akan berusia 75 tahun pada 12 Desember ini dalam menjalankan pendidikan tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Masjid Husnul Khatimah, Jakarta.

"Selain bangunan sekolah, di lahan itu kami juga mendesain ada area pertanian dan perikanan sehingga para siswa yang tinggal di asrama putra dan putri dapat belajar bertani, berkebun, dan beternak ikan. Di samping itu, akan ada klinik dan masjid. Terdapat pula area olahraga yang sejalan sunah Rasul seperti memanah dan berkuda," papar Debby.

Rhoma Irama, imbuh Debby, ingin agar para siswa dapat sekolah dengan nyaman di perguruan Islam tersebut. Karena itu, Bang Haji--sapaan akrabnya--ingin desain sekolah yang bernuansa alam, cozy, dan Instagrammable.  

Baca juga: Rahasia Hidup Sehat ala Rhoma Irama

Dalam membangun Perguruan Islam Rhoma Irama, Debby mengungkapkan dana wakaf yang terkumpul saat ini sekitar Rp300 juta. Dana tersebut dikumpulkan dari berbagai organisasi yang dekat dengan Rhoma Irama, seperti Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI), Fans of Rhoma dan Soneta (Forsa), dan Royalti Anugerah Indonesia (RAI). Ke depan, pihaknya akan membuka dana wakaf pembangunan Perguruan Islam Rhoma Irama bagi masyarakat yang ingin membantu perjalanan pendidikan tersebut. (OL-14)

BERITA TERKAIT