11 November 2021, 05:15 WIB

Ini Tips Memilih Formasi CPNS agar Peluangmu Lebih Besar


Febby Saraswati | Humaniora

ANTARA/Dedhez Anggara
 ANTARA/Dedhez Anggara
 Peserta seleksi kompentensi dasar CPNS melakukan registrasi ulang sebelum mengikuti tes di gedung PGRI, Indramayu, Jawa Barat.

JIKA kamu adalah salah satu pendaftar tes CPNS, tips ini akan sangat membantumu untuk mendapatkan peluang lolos. Pasalnya, selain harus belajar dengan tekun dan berdoa, memiliki strategi juga dibutuhkan untuk mengikuti tes ini.

Baca juga: UNJ Berikan Apresiasi Dosen dan Mahasiswa Peraih Medali PON XX Papua 

Test CPNS terbuka untuk umum. Artinya semua penduduk Indonesia bisa mendaftar dengan syarat yang mumpuni. Persaingan untuk test CPNS tentunya akan sangat ketat. Ini adalah strategi untuk menghadapi tes CPNS.

1. Siapkan berkas sebelum mendaftar

Kamu bisa mencari informasi mengenai tes CPNS kemudian tentukan pilihanmu sesuai dengan posisi yang kamu inginkan.  

Kamu bisa cari tahu terlebih dahulu persyaratan apa saja yang dibutuhkan oleh instansi yang menjadi tujuan kamu. 

Kemudian siapkan dokumen yang biasanya masuk dalam persyaratan umum seperti pas foto, KTP, dan KK.

Jangan lupa untuk mempersiapkan berkas dari jauh-jauh hari. Jangan mendadak mempersiapkannya karena akan membuatmu kesulitan. Selain itu, jika berkas sudah disiapkan terlebih dahulu, kamu masih punya waktu untuk mengeceknya kembali.

2. Perhatikan kualifikasi pendidikan 

Latar belakang pendidikan tentunya akan menentukan pilihan posisimu. Perhatikan juga nomenklatur atau penamaan progam studi dari Kementerian Pendidikan, contohnya S1 EKonomi Syariah menjadi S1 Ekonomi.
penting juga saat kamu mengikuti SKB, dimana kamu akan diuji mengenai bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.

3. Yakin dengan kemampuan 

Yakinkanlah dirimu, bahwa dengan kemampuanmu, kamu bisa menjawab dan melewati segala soal dalam selesi, baik itu SKD maupun SKB. Terkadang kendala yang sering kita hadapi saat memilih formasi adalah ketidakyakinan kita untuk bisa melalui seleksi SKD dan SKB yang akan dijalankan.

4. Perhatikan banyaknya kualifikasi pendidikan

Jika ternyata dalam jabatan incaran ada banyak kualifikasi pendidikan yang bisa mendaftar, misalnya 10 kualifikasi pendidikan dari lintas ilmu. Cobalah mempertimbangkan dan seleksi kembali jabatan tersebut, pertimbangkan untuk memilih formasi lainnya. Karena ini tentunya berkaitan dengan seberapa besar peluangmu lolos.

5. Persyaratan khusus

Contohnya persyaratan khusus seperti harus melampirkan nilai TOEFL/ IELTS atau juga nilai IPK dengan besaran poin-poin tertentu. 
pelampiran persyaratan khusus ini adalah bentuk seleksi tersendiri, terkadang ada saja pelamar yang mengabaikannya, padahal itu penting. Jika kamu memenuhi persyaratan khusus ini, jangan ragu untuk memilih formasi tersebut.

6. Penempatan unit atau satuan kerja 

Hal ini bergantung pada penempatan kamu nantinya saat lolos, kamu bisa lihat dan cari tahu terlebih dahulu, di unit dan satuan kerja mana nantinya kamu ditempatkan. Ini bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih formasi. Jika dirasa formasi incaranmu tidak sesuai, kamu bisa mencari alternatif lainnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT