01 November 2021, 14:10 WIB

Dewan Juri Gelar Pleno Tentukan Penerima Anugerah Tangguh Adhiwirasana


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
 Ketua Dewan Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana, Dr. Wahyu Tri Setyobudi, M.M., A.T.P., C.P.M. 

RAPAT pleno dewan juri dalam rangka penetapan penerima Anugerah Tangguh Adhiwirasana telah berlangsung Sabtu (30/10).

Dalam rapat tersebut, para dewan juri menentukan daerah-daerah dengan nilai yang unggul dalam inisiatif inovasi penanganan Covid-19 di Kategori Wira Sandya Laksana.

Anugerah Tangguh Adhiwirasana tahun ini yang bertemakan “Kolaborasi Indonesia Tangguh Bencana” merupakan festival penyemangat daerah dalam siklus penanganan Pandemi Covid-19 dan menjadi ajang percontohan bagi daerah lain. 

“Kami bangga dua hari tahapan terakhir penjurian yaitu sesi wawancara telah berjalan lancar. Seluruh peserta antusias terbukti dari kehadiran 83 % kepala daerah yang menyampaikan langsung inisiatif inovasinya dalam sesi penjurian wawancara,” ujar Ketua Dewan Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana, Dr. Wahyu Tri Setyobudi, M.M., A.T.P., C.P.M. 

Daerah-daerah yang menjadi penerima, melakukan inisiatif inovasi yang membanggakan. Misal seperti dalam penanganan pandemi telah berhasil melakukan antara lain strategi penanganan pandemi dalam jangka panjang dan melibatkan peran multi sektor.

Selain itu, keberhasilan dalam penanganan Covid-19 dengan baik yang melibatkan unit warga terkecil untuk koordinasi di tingkat kabupaten bersama lintas sektor, mengadopsi kearifan lokal dalam penanganan Covid-19, tepatnya strategi percepatan serapan vaksin untuk memenuhi target yang ditentukan serta keberhasilan dalam mengatasi tantangan utama penanganan pandemi daerah seperti kegiatan pekerja migran di daerahnya.

Dalam pemulihan ekonomi telah berhasil melakukan, antara lain: Inovasi ekonomi yang terintegrasi dari unit warga terkecil seperti menciptakan inkubator UMKM. 

Selain itu, menginisiasi bursa kerja online yang menghubungkan SDM dengan keperluan industri dan mengembangkan produk-produk alat kesehatan lokal yang bermanfaat untuk respons cepat atas pandemi Covid-19.

Dalam peningkatan kesejahteraan sosial telah berhasil melakukan, antara lain: Membentuk komunitas atau kawasan tangguh sosial dan mengembangkan platform bantuan sosial kepada warganya secara sistematis.

“Nama-nama penerima anugerah yang ditetapkan oleh dewan juri dalam rapat pleno hari ini akan kami (panitia) laporkan kepada Menteri Sosial dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia selaku dewan juri kehormatan dalam Anugerah Tangguh Adhiwirasana,” ucap Ketua Panitia I Nyoman Gde Agus Asrama.

Penerima Anugerah Tangguh Adhiwirasana telah melalui tiga tahapan penjurian sebelumnya, yaitu tahapan penjaringan, self-assessment, dan wawancara. Sebelum penentuan, 30 daerah nominasi telah melalui sesi penjurian terakhir yaitu sesi wawancara yang berlangsung pada tanggal 28 - 29 Oktober 2021. 

Terrdapat 16 penerima Anugerah, enam penerima dari kabupaten/kota dari enam klaster penjurian, empat provinsi, serta tiga Kabupaten/Kota, juga tiga provinsi yang unggul dalam masing-masing kategori penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Terakhir, proses penjurian telah memperhatikan aspek integritas, kredibilitas, legalitas, dan objektivitas yang dapat dipertanggung jawabkan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT