06 October 2021, 10:41 WIB

Wawan Mulyawan, Ketua Iluni FKUI Periode 2021-2024


Basuki Eka Purnama | Humaniora

MI/Dok Pri
 MI/Dok Pri
Ketua Iluni FKUI Wawan Mulyawan

DALAM Musyawarah Nasional Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), yang berlangsung secara daring, akhir September lalu, peserta Munas memilih Wawan Mulyawan sebagai Ketua Umum yang baru. 

Wawan menggantikan posisi Budi Sampurna yang telah menjabat posisi itu selama 2 periode. 

Dalam pidato pengukuhannya sebagai Ketua Umum, Wawan menyampaikan, “Sudah seharusnya alumni FKUI memberikan sumbangsih yang nyata dan signifikan kepada bangsa dan almamaternya. Kami juga menguatirkan masalah mahasiswa dalam masa pendidikan di era pandemi covid-19."  

Baca juga: Rencana Pemberian Booster untuk Jamaah Umrah Masih Dibahas

Wawan juga menyoroti berkurangnya minat alumni FKUI untuk memasuki karier di birokrasi selama beberapa tahun terakhir ini seperti di Kemenkes dan TNI-Polri yang kini menjadi tantangan tersendiri. 

"Pasalnya, dengan intelektualitas yang tinggi dan soft skill yang dimiliki, alumni FKUI sudah seharusnya merintis karier dan bisa memberikan kontribusinya bagi pembangunan kesehatan di Indonesia,” ungkapnya.

Acara Munas Iluni FKUI itu  dihadiri Dekan FKUI Ari Fahrial Syam dan Ketua Ikatan Alumni UI Andre Rahadian. Acara itu diikuti lebih dari 200 peserta, yang merupakan jumlah terbesar peserta Munas Iluni FKUI selama ini. 

Antusiasme ini ditunjukkan dengan hadirnya para alumni lulusan mulai angkatan lulusan FKUI 1963 (usia sudah di atas 80 tahun) sampai yang termuda yaitu angkatan lulusan dokter 2020.

Dalam pidato Pembukaan Munas, Dekan FKUI menyebut bahwa dengan cukup agresifnya FKUI mencetak doktor dan guru besar dan mendidik sekitar 5.000 mahasiswa S1, S2, dan S3 serta spesialis dan subspesialis saat ini, dibutuhkan kontribusi dana dan fasilitas dari para alumninya. 

Biaya Pendidikan harus diimbangi dengan adanya penyediaan dana dan fasilitas yang tidak hanya disediakan universitas, namun juga dari peran serta berbagai stakeholders UI dan FKUI, yang salah satu pilar utamanya adalah alumni FKUI. 

Dekan FKUI itu bersyukur saat mengalami kelangkaan APD (alat perlindungan diri) untuk para mahasiwa klinik dan residen spesialis dalam menangani pasien covid-19 di RSCM dan Rumah Sakit Satelitnya, Iluni FKUI dengan dukungan Iluni UI berhasil membantu mengatasinya dengan donasi APD yang sangat signifikan untuk para pejuang garis depan covid-19 itu. 

Hal itu diaminkan oleh Ketua Umum Iluni FKUI 2018-2021, Budi Sampurna, yang berterimakasih kepada para alumni yang telah membantu.
     
Dalam acara Munas tersebut, para alumni FKUI senior juga menyoroti keterlibatan alumni FKUI dalam mengatasi masalah kesehatan nasional seperti pandemi covid-19, misalnya penyediaan fasilitas Pendidikan yang lebih baik di FKUI dan pembentukan dana abadi (endowment fund) yang mendukung beasiswa serta kepedulian kepada alumni yang sudah sepuh dalam hal bantuan untuk pemantauan kesehatan mereka, menjadi harapan untuk diwujudkan oleh kepengurusan baru. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT