30 September 2021, 15:10 WIB

Mobil Komunikasi Satelit BNPB Perkuat Edukasi Prokes di Ajang PON XX Papua


Atalya Puspa | Humaniora

BNPB
 BNPB
Mobil komunikasi berteknologi satelit BNPB diterjunkan ke arena PON Papua.

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan armada mobil komunikasi berteknologi satelit untuk memfasilitasi komunikasi Satgas Protokol Kesehatan (Prokes) selama penyelenggaraan PON XX Papua. Armada mobil itu sudah dikerahkan menuju Posko Subsatgas Kota Jayapura sejak Selasa (28/9).

"BNPB melalui Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan menurunkan personel teknis untuk memastikan jaringan komunikasi di lokasi penyelenggaraan PON XX berjalan baik, khususnya di Kota Jayapura, Provinsi Papua," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (30/9).

Menurutnya, dukungan ini berawal dari informasi mengenai jaringan komunikasi yang kurang stabil. Situasi tersebut dapat berpotensi untuk menghambat koordinasi dalam mengoptimalkan kegiatan di lapangan terkait prokes selama gelaran PON XX Papua.

Lewat armada mobil komunikasi itu, BNPB mendukung jaringan internet posko dan membantu kelancaran komunikasi antara posko dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura serta instansi lainnya dengan menggunakan frekuensi radio.

"Hal tersebut mempermudah koordinasi dan transfer data kepada BPBD, khususnya di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) atau pun pemangku kepentingan lain," imbuh dia.

Sementara itu, kata Abdul, kendala komunikasi terkadang terjadi di lapangan. Hal tersebut tidak terlepas dari kualitas jaringan komunikasi yang kurang stabil. Pengerahan mobil komunikasi berteknologi satelit ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di berbagai situasi bencana.

"Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengupayakan kehadiran komob dalam setiap kejadian bencana maupun event yang membutuhkan dukungan komunikasi seperti PON XX Papua untuk mengantisipasi kendala komunikasi yang bisa terjadi di lapangan saat jaringan internet atau sinyal komunikasi selular terganggu," pungkas dia. (H-2)

 

BERITA TERKAIT