21 September 2021, 19:57 WIB

Satgas Covid-19: Masyarakat Harus Disiplin Laksanakan Protokol Kesehatan 3M


Mediaindonesia.com | Humaniora

Antara/Asep Fathulrahman.
 Antara/Asep Fathulrahman.
Anak melintas dekat mural Siaga Covid-19 di Walantaka, Serang, Banten.

SELURUH masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah lonjakan kasus covid-19 meskipun level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah turun.

"Jadi jangan kita berharap tidak ada lonjakan tetapi bagaimana kita mengawal supaya PPKM bisa berjalan dengan baik tentunya 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak) dan vaksinasi harus sukses. Ini bisa kita sukseskan hanya dengan iman, aman, dan imun," kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Alexander Ginting dalam dialog virtual Ayo Pakai Masker, Ayo Cepat Vaksin di Jakarta, Selasa (21/9).

Alexander menuturkan penurunan level PPKM saat ini harus terus dijaga dan diupayakan bahkan sampai tidak ada kasus covid-19. "Kita menyambut baik terjadinya perbaikan di dalam levelisasi PPKM tapi ini juga harus kita respons dengan tanggung jawab dari seluruh warga dan pemerintah untuk menjaga dan mengawal supaya PPKM ini bisa terus mencapai kasus zero," tuturnya.

Ia mengatakan pandemi covid-19 belum berakhir sehingga diperlukan kewaspadaan setiap saat dengan tetap konsisten melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Senada dengan Alexander, anggota Satgas Penanganan Covid-19 Sub Bidang Mitigasi dr. Falla Adinda menuturkan gerakan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan juga diperkuat. Falla menuturkan masyarakat perlu memahami bahwa penurunan kasus covid-19 sekarang sedikit banyak dan besar kemungkinan karena penerapan PPKM untuk menahan mobilitas masyarakat dalam rangka memutus penyebaran covid-19.

Meskipun level PPKM sudah mulai turun saat ini, menurut Falla, masyarakat jangan menganggap sudah bisa bebas untuk beraktivitas di luar apalagi sampai mengabaikan protokol kesehatan. Ini karena hal itu akan menjadi suatu jebakan sendiri bagi masyarakat untuk bisa terinfeksi covid-19 dan akhirnya menambah kasus. 

Baca juga: PPKM ala Indonesia Kolaborasikan Seluruh Masyarakat Berhasil Tekan Covid-19

"Jangan sampai kita ada lagi di Juli ataupun Agustus tahun ini. Makanya protokol kesehatan ini harus terus-menerus kita kampanyekan karena kita tidak boleh lengah," ujarnya. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT