17 September 2021, 11:39 WIB

Presiden: Kunci Pemulihan Ekonomi adalah Pengendalian Covid-19


Andhika prasetyo | Humaniora

Antara
 Antara
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo kembali menekankan bahwa kunci untuk menggerakkan perekonomian adalah dengan mengendalikan covid-19 secara baik.

Oleh karena itu, kepala negara meminta seluruh pihak terus bekerja sama menjalankan berbagai program yang bisa menekan laju penularan seperti pengawasan protokol kesehatan, pembatasan kegiatan dan vaksinasi.

"Menjadi tugas kita semuanya untuk bisa mengendalikan, mengonsolidasikan organisasi. Karena apa? Begitu yang namanya covid ini tidak bisa turun, artinya hanya satu, ekonomi juga pasti tidak bisa naik," ujar Jokowi saat memberi pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Aceh di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis (16/9).

Ia mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak terburu-buru senang karena terjadi penurunan kasus yang signifikan.

Baca juga: Pemerintah Imbau Warga Berstatus Positif Covid-19 Jangan Berkeliaran di Ruang Publik

“Kasus secara nasional turun lebih dari 90%. Di Aceh juga turun 20%. Tapi hati-hati, jangan senang dulu, jangan euforia dulu, jangan menyampaikan tergesa-gesa kepada masyarakat bahwa kita sudah aman. Itu bisa menyebabkan naik lagi covid-19. Ini pengalaman kita secara nasional, sehingga jangan kita ulang lagi,” tegas mantan wali kota Solo itu.

Ia pun meminta para kepala daerah terutama di Aceh untuk terus memantau kondisi perkembangan penanganan covid-19 di wilayah masing-masing.

"Angka kematian akibat pandemi covid-19 di Aceh berada di angka 4,7%. Tinggi ini, tinggi, karena nasional kita hanya 3%," .

Lebih lanjut, presiden meminta kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Aceh untuk memperhatikan ketersediaan oksigen dan obat. Selain itu, Presiden mengingatkan agar kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU covid-19 untuk menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan.

"Tujuh kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU Covid-19 di Simeulue, di Nagan Raya, di kota Sabang, di Aceh Timur, di Aceh Tamiang, di Aceh Jaya, di Aceh Besar. Tolong yang belum punya tadi, menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan. Sehingga semuanya siap, semua kabupaten itu siap, fasilitas kesehatan siap semuanya. Karena terus akan saya pantau BOR di provinsi, kabupaten, itu seperti apa. Kelihatan semuanya," tandasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT