09 September 2021, 19:59 WIB

Pemerintah Mulai Susun Kebijakan Menuju Fase Endemi


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

Antara
 Antara
Lalu lintas kendaraan di wilayah Jakarta yang kembali padat selama PPKM level 3.

PEMERINTAH mulai bersiap memasuki fase endemi, dengan terus memantau perkembangan pandemi covid-19. Hal itu diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

"Pemerintah masih menyusun kebijakan pergeseran dari pandemi ke endemi," ujar Moeldoko dalam keterangan resmi, Kamis (9/9).

Lebih lanjut, Moeldoko menjelaskan bahwa kebijakan itu disusun dengan mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya, mewaspadai munculnya varian baru covid-19. "Meski optimistis, kita harus tetap hati-hati," pungkasnya.

Baca juga: Sebanyak 39% dari 270 Ribu Sekolah Gelar PTM Terbatas

Menyoroti mobilitas penduduk yang kembali meningkat, dia pun mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu, laju penyebaran covid-19 dapat terkendali.

Diketahui, banyak negara yang gagap saat menghadapi pandemi covid-19, termasuk Indonesia. Namun, pemerintah berupaya menghadapinya dengan tiga pendekatan.

"Pertama, melalui pendekatan kesehatan. Pemerintah berusaha keras menekan kasus kematian. Tidak boleh banyak orang yang meninggal akibat covid-19," tutur Moeldoko.

Adapun pendekatan kedua ialah pendekatan perut. Pemerintah dikatakannya ingin masyarakat tidak kelaparan, meskipun pandemi telah membatasi ruang gerak.

Baca juga: Hati-hati! Ada Situs Palsu Mengatasnamakan Peduli Lindungi

"Terakhir, melalui pendekatan insentif. Pemerintah menganggarkan dana untuk mendorong ekonomi. Supaya operasional koperasi hingga korporasi tetap berjalan," lanjutnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut pengendalian pandemi covid-19 bisa mengubah situasi menjadi endemi. Adapun upaya pengendalian harus dilakukan seluruh pihak.

"Game changer-nya bagaimana kita bisa transisi menuju fase endemi, di mana kita tidak khawatir lagi. Karena kita tidak akan bisa mengatasinya lagi," ujar Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari beberapa waktu lalu.(OL-11)

BERITA TERKAIT