07 September 2021, 11:49 WIB

Antisipasi Varian Baru Covid-19 Mu, Kemenhub Siapkan Kebijakan Baru


Insi Nantika Jelita | Humaniora

MI/Dwi Apriani
 MI/Dwi Apriani
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) segera menyiapkan langkah-langkah atau kebijakan baru untuk mencegah varian baru Covid-19, yakni Mu atau atau B.1.621 masuk ke Indonesia.

Meski tidak menerangkan secara detail langkah apa yang akan diambil, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meminta jajarannya untuk melakukan konsolidasi internal.

Kemenhub juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes, Satgas Penanganan Covid-19, Ditjen Imigrasi, dan pihak terkait lainnya.

“Sesuai arahan bapak Presiden RI Joko Widodo yang memerintahkan kepada kami untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, kami segera menyiapkan langkah-langkah untuk mengantispasinya,” ucapnya dalam keterangannya, Selasa (7/9).

Menhub mengatakan, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, salah satunya perlu dilakukan pengendalian transportasi di simpul-simpul transportasi yang melayani rute-rute internasional, yakni di bandara internasional maupun pelabuhan internasional.

“Kami segera menggelar pertemuan untuk berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dengan Kemenlu, KKP, Satgas Penanganan Covid-19, dan Ditjen Imigrasi, untuk menentukan langkah-langkah pengendalian yang diperlukan," lanjut Menhub.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan penjagaan, serta meminta pendapat para ahli epidemiologi, dan mencari informasi tentang pengalaman negara lain.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, pemerintah berencana menerapkan aturan karantina yang lebih ketat bagi pendatang yang masuk dari bandara-bandara yang ada di Tanah Air guna, mengantisipasi masuknya varian Mu.

"Kementerian Perhubungan memastikan untuk antisipasi varian Mu ini dengan karantina yang ketat," jelasnya dalam Weekly Briefing virtual, Senin (6/9). (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT