19 August 2021, 13:23 WIB

Harga Swab PCR Diagnos Laboratorium Turun Ikuti Imbauan Presiden


Mediaindonesia.com | Humaniora

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
.

KEMENTERIAN Kesehatan telah menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) Rp495 ribu untuk Jawa dan Bali serta Rp525 ribu untuk luar Jawa dan Bali. Dengan demikian harga pemeriksaan RT PCR turun sebanyak 45% dari harga sebelumnya. 

Tarif itu ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Sejalan dengan hal ini. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk juga melakukan penurunan harga tes polymerase chain reaction (PCR) dari Rp900.000 menjadi Rp495.000 untuk wilayah Jawa dan Bali. Begitu pun untuk luar Jawa dan Bali. 

Langkah itu menyusul imbauan Presiden Joko Widodo perihal penyesuaian harga layanan tes covid-19. Penurunan harga tes PCR tersebut berlaku 17 Agustus 2021. Managing Director Laboratorium Diagnos dr Dennis Jacobus SpPK mengatakan pihaknya menyambut baik putusan Presiden Joko Widodo dengan penyesuaian harga swab PCR SARS-CoV-2 sehingga lebih terjangkau dari sisi finansial. "Apalagi, kita tahu biaya tes swab PCR selama ini memang menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan testing dan tracing," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/8).

Dengan penyesuaian harga swab PCR SARS-CoV-2 diharapkan masyarakat turut serta mendukung melakukan tes swab dan membantu keperluan masyarakat yang harus melakukan perjalanan dengan pesawat. Saat ini, Laboratorium Diagnos menjadi salah satu dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan tes swab PCR atau antigen. Nanti, hasil pemeriksaan swab PCR dan antigen Laboratorium Diagnos dapat digunakan sebagai syarat penerbangan seperti yang diwajibkan pemerintah.

Baca juga: Angka Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi, Ini Upaya Kemenkes RI

"Kami juga tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas hasil pemeriksaan di Laboratorium Diagnos melalui penyediaan teknologi laboratorium yang andal dan penggunaan reagen yang bermutu tinggi," tuturnya. Tidak hanya itu, perusahaan akan terus berinovasi salah satunya dengan meluncurkan produk terbaru yaitu PCR SARS-CoV-2 Gargle. Ini merupakan alat uji untuk mendeteksi covid-19 dengan metode kumur (gargling). Metode ini jauh lebih nyaman untuk mendeteksi covid-19 dalam tubuh pasien dengan atau tanpa gejala. (OL-14)

BERITA TERKAIT