11 August 2021, 21:23 WIB

PMII Apresiasi Penghapusan Tes Keperawanan sebagai Syarat Rekrutmen Kowad


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok MI
 Dok MI
Agustini Nurur Rohmah

KORPS Pergerakan Mahasiswa  Islam Putri Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa  Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) DKI Jakarta, Agustini Nurur Rohmah mengapresiasi keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menghapus tes keperawanan dalam proses pemeriksaan kesehatan seleksi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). 

"Tes keperawanan yang dijadikan sebagai aspek penilaian rekrutmen sangat tidak relevan dengan fungsi dan pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI," jelas Ketua KOPRI PKC PMII Agustini dalam pernyataannya, Rabu (11/8).

Menurut Agustini, pemberlakuan tes keperawanan merupakan salah satu contoh praktik ketidakadilan gender yang berakar pada cara pandang negatif pada perempuan yang kerap tidak disadari karena muncul dalam tindakan yang diyakini masyarakat.

Padahal, sambung dia, tes keperawanan melenceng dari spirit ajaran Islam yang hadir untuk mengubah tradisi yang menistakan perempuan. Bahwa tingkat kecerdasan perempuan, kemampuan dan kecakapan, serta kepemimpinan perempuan tentu tidak bisa dinilai dari selaput dara. Perempuan akan tetap utuh menjadi manusia yang memiliki martabat dan hak untuk mempunyai kehidupan tanpa harus memperhitungkan ada atau tidaknya hymen (selaput dara).

"Kopri PKC PMII DKI Jakarta memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KSAD Jenderal Andika Perkasa atas kebijakan yang sangat memperhatikan aspek keadilan gender bagi perempuan," ujar Rima. 

Rima menambahkan, Kopri PKC PMII DKI Jakarta juga sangat mendukung komitmen TNI AD dan TNI AL untuk tidak lagi mempertimbangkan tes keperawanan sebagai salah satu aspek penilaian seleksi Kowad. (OL-8)

BERITA TERKAIT