02 August 2021, 16:45 WIB

Mas Brow Siap Blusukan ke Permukiman Padat Penduduk


Media Indonesia | Humaniora

Dok Bike2Work
 Dok Bike2Work
Mobil operasional untuk blusukan vaksinasi covid-19 

KOMUNITAS Bike2Work Indonesia bersama sejumlah pihak mendukung program vaksinasi covid-19 dengan blusukan ke permukiman padat penduduk.

Hal ini juga sejalan dengan visi organisasi sebagai sebuah komunitas yang bukan cuma mengedepankan kesehatan, tapi juga menjadikan sepeda bagian dari aktivitas sehari-hari, khususnya sebagai transportasi. 

Dukungan terhadap program ini dilakukan untuk mempercepat tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity) agar pandemi segera berakhir. Bike2Work tidak menjadi pihak yang melaksanakan vaksin tapi menyediakan mobil pendukung untuk vaksinasi keliling perkampungan di Jakarta.

"Kami menyiapkan Mas B2OW (Mas Brow), sebuah mobil VW yang baru datang dua minggu lalu. Mobil ini akan mengemban tugas pertama menjadi mobil pendukung untuk vaksinasi keliling di perkampungan-perkampungan Jakarta," tutur Ketua Umum Bike2Work Indonesia Fahmi Saimima dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/8/2021).

Fahmi mengungkapkan pihaknya berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, Yayasan Serviam, Asosiasi VW Indonesia, bahkan juga kawan-kawan dari Nahdlatul Ulama (NU) untuk melancarkan kegiatan. 

Hal ini dilakukan karena masih banyak penduduk DKI Jakarta, khususnya di daerah permukiman padat belum mendapatkan vaksinasi covid-19. Pemerintah provinsi bersama organisasi keagamaan, NGO, serta komunitas pecinta olahraga seperti Bike2Work Indonesia, sepakat melakukan jemput bola.

"Ini ikhtiar kita sebagai bagian dari masyarakat Jakarta, masyarakat Indonesia," tegas Fahmi. Ia menambahkan peresmian kegiatan akan dilakukan Selasa (3/8) pukul 08.00 WIB di Sentra Vaksinasi Serviam, Sekolah Santa Ursula, Jln Pos No.2 Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Mas Brow yang dibeli dari kas organisasi akan menjadi tulang punggung operasional organisasi. Sejumlah kegiatan sosial hingga ke daerah sudah menanti mobil yang sudah dimodifikasi ini. "Bukan cuma sekadar untuk berjualan merchandise, tapi juga untuk digunakan berkunjung ke daerah-daerah mendukung kegiatan sosial bersepeda," tambah Fahmi dalam siaran persnya.

Menjadi sahabat pegiat sepeda, begitu panggilan untuk para pesepeda yang bergabung di Bike2Work Indonesia, bukan berarti anti kendaraan bermotor.

"Hanya saja kita mencoba bersikap lebih bijak dalam memakai kendaraan bermotor. Misalnya saja saat bersama keluarga, ketika ada kebutuhan-kebutuhan yang membutuhkan ruang penyimpanan yang banyak, dan sebagainya," tutur Fahmi. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT