30 July 2021, 19:17 WIB

Quicktest Dukung Percepatan Tracing Covid-19 di Indonesia


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

Dok. Quicktest
 Dok. Quicktest
Layanan tes Covid-19 Quicktest

PANDEMI Covid-19 di Indonesia hingga pertengahan tahun 2021 ini belum juga mereda, bahkan cenderung meningkat. Indonesiapun telah menjadi perhatian dunia dengan kasus Covid varian baru yang semakin tinggi tingkat penyebarannya ini, mendorong semua lini kesehatan baik dari pemerintah, swasta, organisasi hingga individu, bersama-sama membangun pertahanan, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu juga menjadi perhatian penyedia jasa tes Covid-19 untuk mengadakan tes dengan akurat dan cepat sesuai standar Kementerian Kesehatan dan WHO. Salah satunya dilakukan oleh PT Quicktest Labotarium Indonesia yang didirikan sejka Februari 2021. Quicktest kini telah memiliki 20 fasilitas tes Covid-1 di Jakarta dan sekitarnya.

Pendiri Quicktest Irawati Muklas mengatakan, seiring dengan perkembangan Quicktest di 20 titik strategis di Jakarta, pihaknya telah melengkapi seluruh Laboratorium Klinik kami dengan produk tes swab yang dapat mendeteksi virus Covd-19 varian baru.  

"Keberadaan Laboratorium Klinik kami yang semakin mendekat ke area perkantoran dan pemukiman, akan sangat memudahkan para pelanggan untuk melakukan test swab atau antigen, terutama di kondisi pemberlakuan PPKM, dimana jangkauan masyarakat untuk bepergian jauh masih sangat dibatasi," ujarnya 

Lebih jauh Ira mengatakan, dibandingkan produk lain yang serupa, Quicktest memiliki beberapa keunggulan, karena memberikan hasil test yang lebih akurat dan cepat.  Selain telah mampu mendeteksi 3 gen Orf 1 AB, Gen N & Gen S dan virus varian terbaru, produk swab Qucktest juga dapat mendeteksi virus lebih awal dengan 50 copies/ml, sesuai  rekomendasi Kementerian Kesehatan CT Value 40 serta telah mendapatkan Sertifikasi WHO dan Sertifikasi FDA.

Baca juga : Hari Ini, RI Kedatangan 1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm

"Di setiap Laboratorium Klinik kami juga selalu stand-by dokter jaga, dan pelanggan yang akan atau telah melakukan test dapat berkonsultasi secara gratis," kara Irawati.

Animo masyarat untuk melakukan test swab atau antigen di Quicktest sangat tinggi.  Dalam sehari kurang lebih sekitar 3.000 orang melakukan test di seluruh cabang Quicktest.  Puncaknya adalah di akhir bulan Juni lalu, yang menyebabkan sistem komputer Quicktest sempat mengalami kelambatan sistem laporan/hasil.  

“Saya atas nama manajemen meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi di akhir bulan Juni lalu.  Belajar dari hal tersebut, kami telah melakukan perbaikan dan meng-upgrade sistem kami.  Kini sistem kami telah berfungsi dengan baik dan dapat melayani pelanggan dalam jumlah yang banyak sekaligus," tegas Irawati..

Fasilitas registrasi hingga proses test di Quicktest juga sangat mudah. Cukup mengunjungi situs Quicktest di quicktes.id, ikuti panduannya dari mengisi data diri, memilih lokasi, dan layanan serta pembayaran secara non-tunai / virtual account untuk melakukan test. 

Dengan harga yang relatif terjangkau yakni test swab di harga Rp600 ribu dan antigen di harga Rp150 ribu , serta layanan fleksibel Quicktest yakni Walk-in dan Home Care, menjadikan Quicktest sebagai pilihan utama bagi individual yang peduli dengan kesehatan keluarga dan orang lain. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT