29 July 2021, 16:54 WIB

Luhut: Tracing Pasien Jadi Kunci Penanganan Covid-19


Insi Nantika Jelita | Humaniora

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Koordinator PPKM Darurat.

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, teknik tracing (pelacakan) merupakan kunci dalam mendeteksi virus Covid-19.

Dia menjelaskan dengan adanya teknik tracing, maka penyebaran virus covid-19 dapat dengan cepat diketahui. Meski, tidak menutup kemungkinan jumlah positif akan lebih banyak dari sebelumnya. Saat ini, kasus positif di Indonesia telah menembus lebih dari 3,2 juta.

Baca juga: Mahfud Ajak Masyarakat Tenang Hadapi Covid-19

“Sekarang kita sudah semakin mengerti bahwa teknik tracing itu penting dalam penanganan covid-19. Teknik tracing ini kuncinya. Saya sudah bilang Presiden (Jokowi) nanti mungkin jumlah yang diketahui terinfeksi akan naik," ujarnya dalam keteranganya saat berkunjung ke Rumah Oksigen yang diinisiasi oleh GoTo di Pulo Gadung, Jakarta Barat, Kamis (29/7).

Luhut juga mengatakan, pemerintah mengantisipasi kemungkinan yang terburuk soal lonjakan kasus covid-19 kedepannya akibat virus Varian Delta. Salah satunya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak membangun rumah sakit darurat covid-19 dan rumah oksigen.

“Jadi ini isolasi terpusat masih berapa ribu di Jakarta, lalu rumah sakit bed nya juga turun sekarang, sudah turun banyak. Apalagi ini juga ada Rumah Oksigen," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menerangkan untuk saat ini ketersediaan tempat tidur di Jakarta sekitar 9.000 unit lebih.  Sedangkan, seluruh Jawa-Bali disiapkan hampir 50.000 tempat tidur diantaranya di Bandung, Semarang, Yogya, Solo Raya, Surabaya, Malang, Bali dan sebagainya.

“Oksigen sudah mulai kita siapkan, kita dapat ISO Tank tambahan hampir 20, nah ini akan kita gunakan untuk menampung oksigen yang ada dari Konawe, Jawa, Kalimantan, dan Bali," tandas Luhut.

Dengan demikian, Menko Marves berharap dengan adanya langkah seperti ini, akan bisa menekan penularan covid-19. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT