20 July 2021, 05:01 WIB

Kakorlantas Sebut Terjadi Penurunan Mobilitas 40 Persen Jelang Idul Adha


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora

ANTARA/Novrian Arbi
 ANTARA/Novrian Arbi
Polisi menutup akses jalan Perbatasan menuju Kota Bandung dari Kabupaten Bandung Barat-Subang di kawasan Ledeng, Jawa Barat.

MENJELANG Idul Adha 2021, Kakorlantas Irjen Istiono mengatakan mobilitas masyarakat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mengalami penurunan sebanyak 40%.

Hal itu diungkapkannya saat meninjau penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (19/7).

"Saya berterima kasih kepada masyarakat. Ini artinya kesadaran masyarakat terkait mobilitas ini sudah sangat meningkat," ujar Istiono, Senin (19/7).

Baca juga: Respons Jokowi Soal Pelonggaran PPKM Darurat

Namun, Istiono tidak menampik bahwa dalam dua hari terakhir terjadi sedikit peningkatan kendaraan pribadi yang bergerak dari Jakarta menuju luar kota.

Maka, lanjut Istiono, pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan dan memutarbalikkan sekitar 1.500 kendaraan selama dua hari terakhir.

"Kemudian kendaraan umum, ini lebih kurang 96 kendaraan kita putar balikkan karena tidak memenuhi persyaratan," paparnya.

Guna mengantisipasi adanya lonjakan mobilitas warga saat Idul Adha 2021, Istiono menerangkan pihaknya telah menyiapkan 1.038 titik penyekatan dari awalnya 998 titik.

Sementara itu, Istiono menyebut evaluasi penambahan titik di lapangan sejauh ini masih sangat dinamis. Sehingga, pihaknya masih menunggu perkembangan situasi di lapangan.

Ia pun berharap masyarakat mematuhi peraturan sektor esensial dan nonesensial terkait kebijakan pembatasan.

"Kemudian juga kepatuhan dan peran serta daripada stakeholder dan masyarakat utk patuh dan taat terhadap aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah. Saya berharap warga dapat menghindari kerumunan. Serta menjaga prokes," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT