14 July 2021, 19:11 WIB

Kasus Kanker Baru terkait Konsumsi Alkohol Bervariasi di Dunia


Mediaindonesia.com | Humaniora

AFP/Octavio Jones.
 AFP/Octavio Jones.
Ilustrasi.

STUDI yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Oncology, Rabu (14/7), menemukan bahwa jumlah kasus kanker baru yang terkait dengan konsumsi alkohol sangat bervariasi di seluruh dunia. Tingkat tertinggi terlihat di Asia Timur serta Eropa Tengah dan Timur. Yang terendah di Afrika Utara dan Asia Barat.

Lebih detail, proporsi tertinggi kasus kanker terkait alkohol diperkirakan di Mongolia, Tiongkok, Moldova, dan Rumania. Sedangkan terendah di Kuwait, Libia, dan Arab Saudi.

Bagian dunia dengan proporsi tertinggi perempuan diperkirakan memiliki kanker terkait alkohol ada di Belarus, Rumania, dan Rusia, Australia, Selandia Baru, dan Eropa Barat.

Kanker kerongkongan mencapai 189.700 kasus, kanker hati 154.700 kasus, dan kanker payudara 98.300 kasus. Ketiganya tergolong kanker paling umum terkait alkohol.

Baca juga: Alkohol terkait dengan 1 dari 25 Kasus Kanker Global
 

"Kita sangat perlu meningkatkan kesadaran tentang hubungan antara konsumsi alkohol dan risiko kanker di antara pembuat kebijakan dan masyarakat umum," kata penulis studi Harriet Rumgay dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di Prancis, dalam siaran pers. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT